BERLAGAK Orang Kaya, Ternyata Harta Ustad Cabul Pemerkosa 12 Santriwati Pinjaman:Alasan Ngajar Ngaji



IDEANEWSINDO.COM - Sejumlah fakta kasus guru bejat Herry Wirawan yang telah merudakpaksa belasan santriwatinya terkuak.  Bahkan harta kekayaan Herry pun tak luput dari sorotan publik.

Namun ternyata, baru-baru ini terungkap rumah dan tanah yang ditempati Herry selama ini bukan miliknya.

Dikutip dari TribunJabar.id pada Rabu (15/12/2021), diketahui, rumah Herry dan keluarganya beralamat di Komplek Sinergi Jalan Parakan Saat, Kelurahan Antapani Tengah Kota Bandung.

Lokasi tersebut juga dijadikan alamat Yayasan Pondok Pesantren Manarul Huda Antapani.

Rumah itu berdiri di lahan seluas sekira 100 meter persegi dengan tipe perumahan kluster.

Terdapat sekira 60 rumah di lokasi tersebut.
Namun, tanah dan rumah tersebut ternyata bukan milik Herry Wirawan.

Fakta tersebut disampaikan oleh ketua RT tempat tinggal Herry Wirawan, Agus Supriatna.

Agus membeberkan, tanah tersebut dimiliki oleh seseorang yang sekarang tinggal di Jakarta.

Terkait awal mula guru cabul itu bisa tinggal di situ, Agus berujar, dirinya kenal pemilik rumah.

Pemilik rumah meminta Agus untuk mencarikan guru ngaji agar memanfaatkan rumah mewah tersebut untuk keperluan agama.  Agus mengungkapkan, rumah tersebut terbilang mewah karena rata-rata harga jualnya sekira Rp 1 miliar.

Hingga akhirnya, datanglah sosok Herry Wirawan kepada pemilik rumah mewah tersebut pada 2014.

Kepada Agus, Herry Wirawan mengaku sudah berkomunikasi dengan pemilik rumah dan akan menempati rumah mewah tersebut.

Herry mengatakan kepada Agus, rumah tersebut akan dijadikan rumah anak yatim piatu

"Katanya mau dijadikan rumah anak yatim piatu, ngajar ngaji juga. Katanya enggak banyak, paling 7 orang. Ngakunya sudah komunikasi sama pemilik rumah, saya sendiri tidak tahu bagaimana bisa kenal dengan si ibu pemilik rumah," ucap Agus Supriatna.

Herry Wirawan pun akhirnya menempati rumah itu dengan sejumlah santri yang mayoritas perempuan.

"Ya pada 2014 itulah akhirnya si Herry Wirawan menempati rumah itu sama anak-anak yatim, kebanyakan santriwati," sambungnya.

s; tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy