Dikecam karena Rasis, Olvah Bwefar Alhamid: Saya Minta Maaf



IDEANEWSINDO.COM - Olvah Bwefar Alhamid mendadak menjadi buah bibir warganet. Sang influencer dikecam publik setelah video Insta Story miliknya viral di berbagai platform media sosial. 

Video tersebut berisi ejekan bernada rasis kepada pendatang asal China di Bandara Soekarno Hatta. “Nih orang-orang China, mereka takut loh sama kita. Padahal, mereka yang bawa penyakit di Indonesia. Hey, China China,” katanya dalam video itu.

Atas video tersebut, warganet pun ramai mengungkapkan kekecewaan mereka lewat media sosial. Apalagi selama ini, Olvah melabeli dirinya sebagai pejuang anti-rasisme dan diskriminasi. 

Terkait kegaduhan yang telah dibuatnya, finalis Putri Indonesia itu kemudian merilis video klarifikasi yang berisi permintaan maaf dan penjelasan kenapa dirinya melontarkan ejekan bernada rasis tersebut. 

"Saya ingin meminta maaf sebesar-besarnya dan sedalam-dalamnya terhadap apa yang saya katakan dalam video itu. Seharusnya, saya tidak melakukan hal itu," katanya seperti dikutip dari channel YouTube pribadinya, Rabu (8/12/2021).

Dalam lanjutan keterangannya, dia menceritakan bullying yang diterimanya dari ras tertentu. “Memang di masa lalu saya sering mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dan membuat luka mendalam, terutama dari ras tertentu di Indonesia, khususnya ras China,” ujarnya. 

Olvah Bwefar mengungkapkan, saat bersekolah di Surabaya selama 3 tahun, dia dan keluarganya kerap mendapat perlakuan tak menyenangkan, termasuk mendapat perkataan kasar hingga diludahi oleh oknum dari ras tersebut. 

“Saya pernah dibilang monyet di sebuah mall mewah di Jakarta dan itu jujur memberikan luka tersendiri bagi saya. Saya sering sekali mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari mereka," ujarnya.

Bahkan sebelum mengunggah video viral itu, Olvah mengklaim, para traveler asal China yang ditemuinya di bandara sempat menatap jijik padanya. Hal itulah yang memicu traumanya di masa lalu dan membuat dia melontarkan kalimat rasis. 

Meski begitu, dia menegaskan bahwa pengalaman di masa lalu itu tak lantas membenarkan sikap rasisnya. "Saya seharusnya lebih hati-hati lagi, lebih bijaksana lagi, dan tidak emosional seperti itu,” ungkap Olvah Bwefar Alhamid.

s: okezone.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy