Dinilai Terlalu 'Keras' pada Jokowi, Habib Bahar Dikecam hingga Terancam Dipolisikan Lagi



IDEANEWSINDO.COM - Baru-baru ini, publik kembali menyoroti Habib Bahar Smith yang lagi-lagi menuai kontroversi.

Kali ini, Habib Bahar dinilai terlalu 'keras' dalam mengkritik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam ceramahnya.

Hal itu senter dibahas usia beredar sebuah cuplikan video yang menayangkan Habib Bahar tengah ceramah lalu mengeluarkan kalimat yang dianggap tak pantas kepada Jokowi.

Dalam cuplikan video tersebut, Habib Bahar juga menantang polisi untuk menangkapnya jika ada yang tak terima ia mengkritik keras Jokowi beserta jajarannya.

Akibatnya, Habib Bahar menuai kecaman keras dari sejumlah warganet di Twitter.

Bahkan, warganet terpantau menaikkan tagar 'Tangkap Bahar Smith' hingga trending pada Minggu, 19 Desember 2021.

Banyak warganet yang mendesak agar Polri segera menangkap Habib Bahar karena dinilai telah menghina presiden.

"Yth. @DivHumas_Polri @ListyoSigitP Bahar bin Smith sudah menantang utk ditangkap. Apakah di negeri ini memang hal ni dibiarkan sj dgn bebas "caci maki" kpd Kepala Negara..?" kata warganet akun @BangMaestro dikutip Isu Bogor dari Twitter, Minggu, 19 Desember 2021.

"TNI dia hina... Polri dia tantang... Presiden dia hujat... Terus... Dia ini masih pingin hidup di Indonesia? #TangkapBaharSmith," lanjut akun @caloproperty.

"Mendukung tindakan hukum atas Bahar bin Smith. Semua ada batasnya," imbuh akun @tjitrosoenardjo.

Alhasil, Habib Bahar terancam dipolisikan lagi usai ia keluar dari penjara beberapa waktu lalu.

s: pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy