Dulu Aksinya Viral Bentak Remaja Menolak Ponselnya Diperiksa, Begini Penampilan MP Ambarita Sekarang



IDEANEWSINDO.COM - Setelah dimutasi menjadi Bintara Bidang Humas Polda Metro Jaya pasca viralnya aksi Ambarita yang membentak remaja yang menolak ponselnya diperiksa, kini sudah cukup lama tak mendengar kabarnya.

Namun diintip dari akun Instagramnya @mpambarita, tampak sosok yang sempat menjadi pentolan di Raimas Backbone itu memiliki aktifitas fisik yang rutin dibagikannya kepada pengikutnya.

Terlihat kini, tampilan MP Ambarita semakin terlihat berotot.

Rupanya, ia cukup rutin untuk melakukan latihan di sebuah pusat kebugaran atau Gym.

Ia juga menuliskan "Lets get big"

"Semangatttttt ... semangatttt," ujarnya dalam video yang dibagikannya di media sosial.

Mulai dari treadmil, angkat beban hingga latihan fisiknya terus digenjot MP Ambarita untuk menjaga kesehatan serta membuat bentuk tubuhnya semakin berotot.

Perjalanan Karier

Dikutip melalui Tribun Medan, Aipda Mp Ambarita mendaftar di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) tahun 1995.

Namun, sayang keberuntungan belum berpihak padanya.

Lantaran hasil tes terakhir menyatakan dirinya gagal.

Saat itu juga ia menolak saat ditawari ke Bintara Kostrad.

Tahun berikutnya, tak pantang menyerah, ia kembali memberanikan diri untuk mendaftar Bintara Polisi.

Namun, ia kembali gagal saat tes kesehatan lantaran kelebihan berat badan.

Setelah kegagalan demi kegagalan yang diterimanya, Aipda MP Ambarita pun memutuskan untuk hijar ke Jakarta.

Ia memutuskan untuk bekerja do perusahaan cat di Ancol, Jakarta Utara dan ditempatkan di laboartorium.

Merantau ke ibukota, ia bertugas membuat sampel warna di perusahaan cat tersebut.

Namun, tak berlangsung lama, lagi-lagi perjalanannya tak semulus yang dibayangkan.

Saat krisis monter tahun 1997, ia juga terkena imbasnya.

Alhasil ia termasuk salah satu pegawai yang dipecat kala itu dan akhirnnya ia kembali menganggur.

Jadi Polisi

Saat menganggur itulah, Aipda MP Ambarita kembali mengikuti tes Polri di tahun 1998-1999.

Ia pun mencoba lagi untuk mewujudkan impiannya yang sempat tertunda.

Akhirnya ketika ikut seleksi, ia bisa melewati setiap tahapan tes hingga akhirnya dipanggil ke Polda Metro Jaya.

Nasib baik menghampiri dirinya, ia dinyatakan lulus dan ditugaskan ke Mojokerto, Jawa Timur.

Setelah beberapa bulan menjalani pendidikan, ia resmi menjadi polisi.

Saat Dwifungsi ABRI dihapus, ia kemudian pindah tugas ke Jakarta hingga saat ini.

Selama di Jakarta, Ambarita pernah bekerja di Reserse Polda Metro Jaya.

Kini ia berada di Divisi Sabhara Polres Jakarta Timur.

Pada 2017, Ambarita memimpin Raimas Backbone, tim pengurai massa Polres Jakarta Tim

s; tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy