Indigo Peringatkan Ancaman Murka Alam di Tahun 2022, 4 Wilayah Wajib Waspada, Salah Satunya Ponorogo



IDEANEWSINDO.COM - Halaman cerita di tahun 2021 semakin menipis, kini bulan Desember telah menyapa, banyak masyarakat berharap agar akhir tahun 2021 dapat ditutup dengan berbagai kabar bahagia.

Namun sepertinya masyarakat harus menyimpan harapan tersebut lebih dulu. Pasalnya  indigo asal Kediri, Jawa Timur Tigor Otadan baru-baru ini memberikan peringatan keras mengenai murka alam yang diprediksi terjadi dalam waktu dekat.

Tigor mendapatkan firasat bahwa beberapa wilayah di Indonesia yang didominasi berada di pulau Jawa diprediksi akan dirongrong bencana alam mulai akhir tahun 2021 hingga awal tahun 2022.

Beberapa wilayah di pulau Jawa yang masuk dalam terawangan sang indigo diantaranya, kabupaten Ponorogo, kabupaten Nganjuk, kota Bogor, dan kota Bekasi. Deretan wilayah tersebut diprediksi akan rawan bencana hingga awal tahun 2022.

“Saya menerawang bahwa di 2021 akhir sampai di 2022 awal, Januari-Februari beberapa daerah yang saya warning Ponorogo, Nganjuk, Bogor, Bekasi,” ungkap Tigor.

Hal tersebut sebagaimana ia sampaikan melalui kanal YouTube Tigor Otadan Official berjudul‘Pandangan bencana Alam Merapi Tigor Otadan’ pada 8 Desember 2021.

Meski demikian, menurutnya masih banyak deretan wilayah Indonesia yang diprediksi akan berpotensi terkena terjangan bencana alam seperti banjir serta tanah longsor hingga awal tahun 2022 yang tidak bisa ia sebutkan sekaligus.

Merasa prihatin dengan terawangan buruknya, Tigor pun menyarankan agar masyarakat yang bertempat tinggal di daerah yang ia sebutkan tersebut agar senantiasa mawas diri dan lebih berhati-hati.

Selain itu, Tigor juga turut menyarankan agar masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut agar segera melakukan pengecekan dan pembenahan terhadap saluran air seperti gorong-gorong serta tempat pembuangan sampah sebagai langkah antisipasi.

“Jangan sampai gorong-gorong macet, jangan sampai banyak selokan ini yang tidak berfungsi dan sebagainya,” ujar Tigor.

Di akhir, Tigor berpesan agar masyarakat Indonesia terutama yang tinggal di wilayah pulau Jawa agar tidak menggali tanah terlalu dalam serta menutup permukaan tanah secara rapat, hal tersebut dikhawatirkan akan menimbulkan risiko gejolak alam yang luar biasa.

s: pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy