Kader Satgas PDIP yang Pukul Remaja Tak Ditahan, Ferdinand Hutahaean: Jangan Permainkan Keadilan



IDEANEWSINDO.COM - Politisi Ferdinand Hutahaean menanggapi kasus satgas dari PDIP yang memukul remaja.

Ferdinand Hutahaean dibuat geram karena pelaku pemukulan yang juga satgas PDIP ini tidak ditahan polisi.

Hal itu membuat Ferdinand Hutahaean berpendapat agar polisi tidak mempermainkan keadilan meskipun pelakunya adalah anggota PDIP.

“Keadilan jangan dipermainkan (jangan permainkan keadilan),” ucapnya, dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari Twitter @FerdinandHean3 pada Minggu, 26 Desember 2021.

Menurutnya, dengan bukti yang lengkap, keadilan tidak boleh diperlakukan seperti itu.

Lebih lanjut, suami dari Elvi Hutagaol itu berucap bahwa Polrestabes Medan telah bersikap kontroversial.

Pasalnya, diketahui menurut informasi Kader Satgas PDIP tersebut hanya dikenakan wajib lapor.

Meski, penahanan adalah hak subjektivitas badan penyidik, namun ia keberatan dengan hal ini.

“Saya perhatikan, Polrestabes Medan ini beberapa (terlihat) bersikap kontroversial,” ujarnya.

Kendati mengakui subjektivitas tersebut, pria berusia 44 tahun itu kembali mengingatkan hal ini.

“Namun, jangan lupa, bahwa rasa keadilan adalah hak semua warga,” katanya.

Sebelumnya, sempat viral video yang beredar tentang seorang pria paruh baya yang terlihat menganiaya remaja.

Dikabarkan bahwa kejadian itu berlokasi di depan sebuah minimarket di Kota Medan.

Belakangan diketahui pelaku merupakan Kader Satgas Cakra Buana PDIP yang bernama Halpian Sembiring Meliala.

Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan hanya dikenai wajib lapor, tidak dipenjara.

s; pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy