Kolonel Priyanto Kembali Bikin Jenderal Andika Perkasa Kesal, Gara-Gara Ini



IDEANEWSINDO.COM - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa kembali dibikin kesal oleh Kolonel Inf Priyanto, satu dari tiga anggota TNI AD yang ditetapkan tersangka kasus pembunuhan dua sejoli di Nagreg.

Mantan Kepala Staf TNI AD (KSAD) itu geram lataran Kasie Intel Korem 133/NW Gorontalo Kodam XIII/Merdeka itu sempat berbohong dalam penyelidikan kasus yang menewaskan Handi Saputra (16) dan Salsabila (14) itu

“Per hari ini penyidik baik dari Angkatan Darat (AD) maupun TNI akan menetapkan mereka sebagai tersangka. Karena ada usaha-usaha untuk berbohong, oleh karena itu dari tiga ini ya, ini kan kita periksa sejak awal,” kata Andika di Kantor Kominfo, Jakarta, 28 Desember 2021

TNI melakukan pemeriksaan terhadap Kolonel Inf Priyanto setelah mendapatkan bahan dan bukti dari Polresta Bandung. Dari bahan tersebut TNI bisa menentukan hukuman dan sanksi kepada pelaku.

“Ini kan kita periksa sejak awal, kalau kolonel P awal kita periksa setelah kita dapat info dari Polresta Bandung, kita lakukan pemeriksaan memang di satuannya di Gorontalo. Nah itu sudah mulai ada usaha-usaha untuk berbohong,” ujarnya.

Andika menyebut ketiga oknum TNI yang menjadi tersangka dari kasus penabrakan ini akan berada di Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan. “Untuk memudahkan akan kami tarik. Lokusnya sebetulnya kan ada di Jawa Barat tapi ditarik ke Jakarta sehingga dilakukan secara terpusat,” katanya.

Andika menegaskan, selain dipecat ketiga oknum prajurit ini pun terancam hukuman mati. Mereka terjerat dalam Pasal 340 KUHP tentang soal pembunuhan berencana yang hukuman maksimalnya adalah pidana mati.

“Terlepas dari motivasinya, pasal 340 berarti masuk berencananya itu. Sudahlah, itu tidak bisa ada toleransi,” kata Andika.

s; pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy