Langsung Ditawari Masuk PKB oleh Cak Imin, Anies Baswedan: Nanti Direnungkan, Semua Kemungkinan Terbuka



IDEANEWSINDO.COM - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, secara langsung menawarkan Anies Baswedan untuk masuk ke partainya.

Tawaran ini ia sampaikan langsung saat dirinya dan Anies Baswedan bertemu dalam acara Mata Najwa.

Anies Baswedan dan Cak Imin sama-sama menjadi bintang tamu dalam acara yang dipandu oleh Najwa Shihab tersebut.

Dalam salah satu segmen, Cak Imin menanyakan langsung kepada Gubernur DKI Jakarta tersebut tentang kemungkinan Anies masuk ke salah satu partai ketika masa jabatannya selesai.

Namun, secara spesifik Muhaimin Iskandar menambahkan bahwa PKB terbuka bila Anies ingin masuk.

"Pak Anies Baswedan yang mulia, 2022 masa jabatan sebagai Gubernur DKI habis, PKB terbuka loh untuk Anda. Akan masuk partai atau tidak?" ujar Cak Imin, dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari kanal YouTube Najwa Shihab.

Menjawab pertanyaan Ketum PKB ini, Anies Baswedan sendiri nampak mengisyaratkan bahwa ia tak bisa memastikan apa yang akan dilakukannya saat sudah selesai masa jabatan.

Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan bahwa suatu pertanyaan harus dijawab setelah ia merenungkan tiga hal, yakni siapa yang mengajukan, kapan diajukannya, serta rencana yang diajukan.

"Alhamdulillah PKB terbuka, innamal a'malu binniyat kan katanya. Nanti gini, ini kan pertanyaan diajukan tahun 2021, betul kan, nanti kita tunggu. Kalau kayak gini kan tergantung, diajukannya kapan, oleh siapa, dan rencananya apa?" tuturnya.

Oleh karena itu, mantan Mendikbud itu baru akan menjawab ketika pertanyaan tersebut benar-benar diajukan kepadanya setelah masa jabatan selesai.

"Jadi nanti itu direnungkan, nanti ketika pertanyaannya muncul kita pikir jawabannya," kata pria yang kini menjabat sebagai gubernur tersebut.

Namun, diakui Anies Baswedan, PKB adalah partai yang menarik karena adanya Cak Imin.

Pasalnya, ia dan sang ketum sudah berteman sejak masih menjadi mahasiswa.

Ia pun tak memungkiri bahwa semua kemungkinan bisa saja terjadi, termasuk soal masuk partai saat masa jabatan selesai.

"Pokoknya semua kemungkinan terbuka," ucapnya.

s; pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy