Muktamar NU, 16 PCNU Jawa Barat Dukung Yahya Cholil Staquf Jadi Ketua Umum PBNU


IDEANEWSINDO.COM - Para Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di Provinsi Jawa Barat kian mengerucutkan dukungan untuk kursi Ketua Umum PBNU dalam Muktamar NU yang digelar di Lampung.

Sebanyak 16 Pengurus Cabang NU (PCNU) diklaim telah bulat akan memilih KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PBNU untuk periode lima tahun mendatang.

Kesepakatan mayoritas PCNU ini dihasilkan pada pertemuan yang digelar di Kota Bekasi, Minggu (19/12/2021).

PCNU yang diklaim telah final memberikan dukungan pada KH Yahya Cholil Staquf adalah Kabupaten Cianjur, Kota Sukabumi, Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kuningan, Kota dan Kabupaten Tasik, Pangandaran, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

Di Jawa Barat, total ada 27 PCNU. Dengan deklarasi ini, maka mayoritas PCNU sudah menjatuhkan pilihannya kepada Gus Yahya.

Ketua PCNU Cianjur Choirul Anam MZD optimistis, dukungan kepada Gus Yahya terus akan bertambah karena beberapa pengurus cabang lain telah menyatakan siap untuk menyusul dalam barisan 16 PCNU.

Dirinya yakin dalam satu atau dua hari ke depan, peta dukungan PCNU se-Jawa Barat juga kian terang hingga lebih dari 20 jumlahnya.

"Para pengurus cabang ini adalah orang-orang yang paham organisasi dan tantangannya ke depan. Tentu mereka melihat regenerasi saat ini adalah hal yang harus dilakukan," ujar Choirul Anam, Senin (20/12/2021).

Menurut Choirul, tantangan NU saat ini semakin kompleks, apalagi adanya pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya usai. Sektor yang perlu mendapat perhatian antara lain pendidikan, kesehatan dan ekonomi umat.

"Melihat besarnya tantangan bangsa ini, NU harus lebih bisa berkiprah. Dan kami berharap Gus Yahya bisa menjadikan ini sebagai program prioritas yang nantinya bisa bermanfaat bagi internal NU dan umat secara lebih luas," tandasnya.

Pihaknya juga berharap, Muktamar NU yang rencananya dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu (22/12/2021) nanti bisa menghasilkan banyak rumusan yang strategis dalam pengembangan organisasi.

"Jika terkait pemilihan ketua umum PBNU ada persaingan itu adalah bagian dinamika organisasi yang wajar. NU sudah berpengalaman tentu meski ada dinamika sebenarnya semua bermuara pada kemaslahatan organisasi," katanya.

Bisa aklamasi

Pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang merupakan salah satu agenda Muktamar ke-34 NU yang akan berlangsung di Lampung 22-23 Desember 2021, diprediksi berlangsung ketat dengan dua calon utama: Yahya Cholil Staquf (Khatib Aam PBNU) dan Kiai Said Aqil Siraj (incumbent Ketua Umum PBNU).

Baik Gus Yahya maupun Kiai Said sama-sama menyatakan memiliki dukungan mayoritas dari lebih 400 hak suara Pengurus Cabang NU (PCNU).

Keduanya pun sama-sama optimistis akan terpilih menjadi Ketua Umum PBNU.

Namun demikian, muncul prediksi lain yang mengungkap kemungkinan akan terjadi aklamasi dalam pemilihan ketua tanfidziyah tersebut.

pasalnya, dukungan sudah mengerucut untuk salah satu calon.

"Saya tidak mendahului hasil muktamar, namun jika mengacu pada perkembangan terakhir di mana arus dukungan kepada salah satu calon semakin besar, maka bisa terjadi aklamasi," kata salah seorang peserta muktamar dari luar Lampung yang sudah tiba di Bandar Lampung, Minggu (19/12/2021).

"Mungkin pula akan ada calon yang mengundurkan diri. Kalaupun tak ada calon yang mau mundur, maka akan terjadi selisih suara yang sangat besar," ungkapnya.

"Tapi, siapapun yang terpilih nantinya, kita percaya beliau adalah kader NU terbaik dan akan membawa NU kepada kejayaan. Dan, bukan berarti yang tidak terpilih tidak bagus," ujar peserta muktamar tersebut.

Sejumlah pengurus cabang maupun wilayah dari berbagai daerah sudah terang-terangan menyatakan bulat mendukung salah satu calon.

NU Jawa Timur dan Sulawesi Selatan, misalnya.

Dihadiri Presiden

Ketua OC Panitia Muktamar Daerah Moh Mukri memastikan kehadiran Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat pembukaan muktamar pada 22 Desember 2021 di Pondok Pesantren Darussaadah Lampung Tengah.

"Semua sudah final, dibuka 22 Desember di Ponpes Darussaadah, insya Allah akan dihadiri oleh Presiden dan Wakil Presiden," kata Moh Mukri, Minggu.

Mukri mengaku rencana kedatangan presiden dan wakil presiden sudah terkonfirmasi.

Sebab, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sudah melakukan rapat khusus dengan Polda dan Korem.

"Insya Allah, Paspampres juga sudah rapat dengan Polda dan Korem," katanya.

Mukri tak menampik jika peserta dan tamu muktamar akan berbondong-bondong ke Lampung

Namun, para peserta dan tamu akan disebar di kampus UIN, Unila, dan Malahayati yang ada di Bandar Lampung.

"Yang di Darussaadah itu cuma 600 orang. Yang lainnya akan disebar di beberapa titik. Jadi gak menumpuk," kata Mukri.

Sekretaris panitia lokal Muktamar NU ke 34 yang juga Dosen Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP Unila Maulana Mukhlis menuturkan, setelah pembukaan akan ada sidang komisi.

Sidang komisi ini berlangsung di Unila, UIN Raden Intan, dan Universitas Malahayati.

"Kalau Unila ada di Fakultas Pertanian dan Fakultas Hukum untuk sidang-sidang komisi. Kalau Fakultas Ekonomi dan Bisnis akan dipakai untuk sidangnya forum rektor penguat karakter bangsa," kata Maulana.

Hasil sidang komisi akan dibawa ke sidang pleno yang berlokasi di GSG Unila. Dalam sidang pleno juga akan memilih Rais Aam.

Pada momen ini, Wakil Presiden Ma'ruf Amin dijadwalkan datang ke GSG Unila.

Setelah pemilihan Rais Aam selesai maka Kamis malam pindah ke Lampung Tengah untuk pemilihan ketua umum PBNU hingga tengah malam.

Pengamanan

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, Polda Lampung akan berusaha dengan kemampuan terbaiknya agar muktamar berjalan lancar.

Untuk pengamanan presiden dan wakil presiden akan dilakukan TNI dalam ring satu.

Dalam hal ini, Kodam II Sriwijaya dan Korem 043 Gatam.

"Sementara kita polisi, yakni Polda Lampung ada di ring dua dan ring tiga," kata Pandra.

Sementara Komandan Kodim 0410/KBL Kolonel Inf Faisol Izuddin Karimi mengecek langsung Unila karena menjadi salah satu tempat pelaksanaan muktamar pada Minggu.

Komandan Kodim 0410/KBL berkeliling di sekitaran Unila, mengecek GSG hingga perpustakaan Unila.

"Hari ini sengaja memantau situasi di lingkungan Unila, jadi yang jelas kita dari TNI akan semaksimal mungkin mengerahkan kekuatan untuk pengamanan Muktamar ke-34 NU di Lampung," katanya.

Dukung Muktamar

Terpisah Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengajak seluruh masyarakat Bandar Lampung untuk turut serta mendukung pelaksanaan Muktamar NU.

"Semua pihak harus mendukung dan mensukseskan ini, karena belum tentu seratus tahun lagi ada di Bandar Lampung. Apalagi semua persidangan ada di sini," ucap Eva, Minggu.

Eva juga mengingatkan agar peserta muktamar selalu mengedepankan protokol kesehatan dan anjuran pemerintah mengenai pencegahan sebaran Covid-19.

"Nanti di tiap-tiap tempat kegiatan kita sediakan tenaga kesehatan, Pol-PP, dan pemadam kebakaran. Untuk tenaga kesehatan kita siapkan 1.000-an orang," ucap wali kota.

7 Lokasi Istirahat Peserta Muktamar

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lampung Selatan telah menyiapkan lokasi istirahat peserta Muktamar NU di Lampung. 

Sebagaimana diketahui, Muktamar Ke-34 NU akan dibuka pada Rabu, 22 Desember 2021.

Berbagai persiapan dilakukan guna menyambut perhelatan akbar tersebut, termasuk tempat istirahat bagi para muhibbin (pecinta muktamar). 

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Lampung Selatan Nur Mahfudz mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan tujuh lokasi sekaligus. Berikut daftarnya:

1. Pelabuhan Bakauheni.

Tepatnya di tempat parkir di dermaga 1, 2, dan 3.

“Di situlah posko 1, nantinya akan ada perwakilan dari MBC Bakauheni, Ketapang, Sragi.”

2. Kantor PCNU Kabupaten Lampung Selatan.

“Nanti ada dapur umumnya. Nanti teman-teman akan menyugukan makanan,” jelasnya.

3. Desa Sukamaju, Kecamatan Sidomulyo.

“Nanti akan dibantu oleh teman-teman dari MBC Sidomulyo.”

4. Tol di km 49

"Nanti akan dibantu oleh teman-teman dari MBC Way Sulan dan Candipuro.”

5. Exit tol Lematang.

6. Exit tol Kotabaru, tepatnya di depan Masjid Airan Raya.

7.  Bandara Internasional Radin Inten II dan Pondok Darul Ma’arif.

Mahfudz mengatakan, fasilitas di setiap posko sama, yakni layanan informasi, snack, dan tempat beristirahat.

"Setiap posko akan berisi sarana informasi bagi tamu-tamu yang datang. Informasi yang dapat membantu para kaum muhibbin, pecinta NU, ustaz-ustaz, kiyi untuk menentukan jalannya, apakah mau ke Lampung Tengah atau ke Bandar Lampung," beber dia.

"Selain itu di posko tersebut akan disediakan kopi, snack dan insya Allah nanti kita akan menyediakan makan. Juga tempat untuk mereka beristirahat," ucap dia.

s: tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy