Pasang Badan untuk Anies Baswedan, Geisz Chalifah Bantah Tuduhan Giring: Siapa yang Intoleran?



IDEANEWSINDO.COM - Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol, Geisz Chalifah berikan balasan telak, terkait tuduhan Giring yang menyebutkan Anies Baswedan intoleran.

Diketahui bahwa baru-baru ini Giring PSI membuat heboh publik, dengan salah satu narasinya yang menyinggung Anies Baswedan intoleran, bahkan maju ke kursi penguasa dengan membawa isu agama hingga Geisz Chalifah angkat suara.

Menanggapi hal tersebut, Geisz Chalifah pasang badan dengan membantah tuduhan yang dilakukan Giring kepada Anies Baswedan.

Hal itu diungkap Geisz Chalifah dalam acara TV One bertajuk 'Manuver Giring di Depan Jokowi'.

Dalam acara tersebut, Geisz Chalifah menjelaskan bahwa pada Desember 2021 ini merupakan kali ketiganya Jakarta menggelar Christmas Carol di berbagai tempat.

Tidak hanya itu, Geisz Chalifah juga menerangkan bahwa ada beberapa rencana pembangunan gereja yang diberi IMB oleh Anies, setelah puluhan tahun tidak mendapat IMB.

"Dan lebih istimewanya lagi ada tiga gereja yang puluhan tahun tidak mendapat IMB, itu oleh Anies mendapat IMB setelah sekian puluh tahun," ucap Geisz Chalifah, dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com di video yang diunggah kanal YouTube TV One pada 29 Desember 2021.

Lantas demikian, Geisz Chalifah justru mempertanyakan terkait siapa yang berbohong, Anies Baswedan atau Giring.

Karena menurutnya, tuduhan Giring terkait intoleran yang dilakukan Anies Baswedan, itu sama sekali tidak terbukti apapun.

Bahkan, Geisz Chalifah juga memberikan fakta data mengenai IMB untuk gereja, sejak 2018.

Dalam data tersebut terlihat bahwa total gereja yang mendapatkan IMB ada 24, sedangkan untuk izin untuk pembangunan masjid hanya 11.

"Ini datanya, data dikmental dari tahun 2018 sampai 2021, IMB di Jakarta untuk rumah ibadah yang terbanyak adalah untuk gereja," ujar Komisaris Ancol.

"Lantas yang intoleran siapa? kalau kita bicara tentang intoleransi," lanjutnya.

Lebih lanjut, Geisz Chalifah mengatakan bahwa pidato Giring merusak ketenangan umat yang sedang merayakan Hari Natal.

Pasalnya, Giring mengeluarkan narasi-narasi ujaran kebencian saat berpidato di hadapan Presiden Jokowi.

"Datang seorang Giring berpidato mengatakan pembohong. Hampir isinya ujaran kebencian, yang tidak berbicara tentang Indonesia ke depan," tutur Geisz Chalifah.

"Lantas yang intoleran siapa? kalau kita bicara tentang intoleransi," lanjutnya.

Lebih lanjut, Geisz Chalifah mengatakan bahwa pidato Giring merusak ketenangan umat yang sedang merayakan Hari Natal.

Pasalnya, Giring mengeluarkan narasi-narasi ujaran kebencian saat berpidato di hadapan Presiden Jokowi.

"Datang seorang Giring berpidato mengatakan pembohong. Hampir isinya ujaran kebencian, yang tidak berbicara tentang Indonesia ke depan," tutur Geisz Chalifah.

s; pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy