Reaksi Penghuni Rutan Saat Tahu Akan Satu Sel Dengan Oknum Guru Pemerkosa Belasan Santriwati



IDEANEWSINDO.COM - Oknum guru sebuah pesantren di Kota Bandung, Jawa Barat, bernama Herry Wirawan alias HW telah mengaku memperkosa belasan santriwatinya. Sejumlah korban bahkan hamil hingga melahirkan akibat perbuatan bejat Herry.

Kini, Herry telah dititipkan sebagai tahanan di Rutan Bandung sembari menunggu persidangan. Menurut Kepala Rutan Kebonwaru Bandung, Riko Stiven, rekan satu sel Herry sempat kaget kala mengetahui akan sekamar dengan terdakwa kasus pemerkosaan tersebut.

"Awal-awal mereka kaget juga," tutur Riko kepada JPNN.com pada Rabu (15/12).

Terkait hal itu, Riko memastikan bahwa pihak Rutan terus mengedukasi penghuni lainnya untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. Herry sendiri kini menempati sel tahanan khusus karena ia masih berstatus titipan Pengadilan Negeri Bandung.

"Kami berikan edukasi agar semuanya menjalani pidana dengan baik, supaya tidak ada masalah, dan cepat pulang," paparnya. "Satu kamar itu isinya lima orang."

Herry diketahui telah mendekam di Rutan tersebut selama 78 hari. Selama itu, Herry dinilai sudah dapat berbaur dengan tahanan lainnya.

"Ya bisa berbaur (dengan tahanan lain), salat juga berjamaah," ujarnya.

Lebih lanjut, Riko menegaskan bahwa seluruh warga binaan diberi hak masing-masing dan tidak ada yang diistimewakan. Namun sejak kasus pemerkosaan yang menjerat Herry menuai banyak perhatian dari berbagai pihak, petugas Rutan Kebonwaru memberi pengawasan ketat kepada yang bersangkutan.

"Petugas tetap memberikan pengawasan melekat kepada yang bersangkutan karena viral, tetapi sejauh ini yang bersangkutan berkelakuan baik. Perlakuan teman selnya juga baik-baik saja," tukasnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar Sudjonggo mengungkapkan bahwa Harry belum pernah berkomunikasi atau dikunjungi keluarganya selama ditahan. Menurut Sudjonggo, pihaknya saat ini belum mengizinkan kunjungan secara fisik di rutan dan hanya memperbolehkan komunikasi virtual.

"Sampai saat ini yang bersangkutan belum menerima kunjungan dari keluarganya, baik secara langsung, titipan barang makanan maupun secara virtual, jadi belum ada," katanya.

s; wowkeren.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy