Detik-detik Brigjen TNI Ngamuk Cari-cari Penghianat, Langsung Dipeluk dan Ditenangkan Preman



IDEANEWSINDO.COM - Video kemarahan seorang anggota TNI berpangkat brigadir jenderal beredar di media sosial.

Namun momen tersebut menjadi sorotan lantaran ada sosok pria yang diduga preman justru memenangkan TNI itu.

Sang pria terlihat memeluk dan mengelus pundak sang brigjen dan berusaha menenangkan amarahnya.

Momen viral tersebut diunggah melalui media sosial Instagram, satu di antaranya adalah akun @majeliskopi08.

Rupanya, sosok Brigjen yang tengah marah adalah Brigadir Jenderal Junior Tumilaar.

Ia marah atas penggusuran lahan yang dirasakan warga Bojongkoneng oleh PT Sentul City.

Dalam kemarahannya, Brigadir Jenderal Tumilaar mencari seorang Brigjen yang disebutnya penghianat.

Ia pun mengaku siap merelakan nyawanya.

“Mana Brigjen Rio, pengkhianat kau, saya relakan nyawa saya untuk kalian,” teriak Brigadir Jenderal Junior Tumilaar.

Saat emosinya memuncak itulah, seorang pria yang diduga preman berusaha menenangkan Brigjen Tumilaar.

Pria itu tetap ada di sisi Brigjen Tumilaar sembari memeluk dan menenangkan dengan tepukan tangan ke pundak sang TNI.

Dalam pengakuan pada Komisi III DPR RI, Brigadir Jenderal Junior Tumilaar menjelaskan bahwa ia merupakan penasehat para korban gusuran PT Sentul City.

“Sekarang betapa bapak camat bapak kades dari organisasi kemasyarakatan hadir di sini, sesuai nilai Pancasila gak, saya senang bisa mensosialisasikan apa yang sudah dibahas. Komite 1 DPD RI akan turun, Komisi III, ATR BPN akan ukur ulang,” jelasnya.

Selaku penasihat korban dari penggusuran PT Sentul City, Tumilaar pun lantas menilai ada pelanggaran HAM yang dilakukan perusahaan tersebut.

“Ya sudah jelas pelanggaran ham, tanah garapan sudah hilang, rumah tinggal dirusak, hidup di mana, mencari nafkahnya tidak ada, rumah tinggal, banjir longsor dari pembangunan itu,” jelas Tumilaar pada media.

Hal itu yang memicu kemarahannya karena bermaksud membela warga yang terdampak penggusuran lahan.

s; tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy