Sindir Giring PSI, Anies: Mas Jangan Nyanyi di Sini, Berisik!



IDEANEWSINDO.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengusir dua orang pria yang sedang menyanyikan lagu milik grup band Nidji berjudul "Biarlah". Video yang ramai dibicarakan di media sosial tersebut dinilai sebagai sindiran Anies kepada mantan vokalis Nidji yang sekarang menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha.

Dalam video yang beredar, terlihat dua pria berpakaian kemeja putih duduk di depan meja. Seorang pria memainkan gitar, dan satu lagi bernyayi di depan microphone dengan menirukan gerakan tangan Giring ketika sedang bernyanyi.

"Biarlah kurela melepasmu, meninggalkan aku. Berikanlah aku, kekuatan untuk..."

Namun, lagi asyik bernyanyi, tiba-tiba muncul Anies sembari menegur. "Mas.. Mas.. Mas.. Ini kita mau kerja, Mas. Jangan nyanyi di sini ya Mas. Berisik ya."

"Mau kerja ya Pak. Oke oke Pak. Izin pak... Ampun Pak," jawab salah satu pria tersebut sembari ngeloyor pergi.

Video yang diunggah akun Maudy Asmara di Twitter dengan tambahan "Lagi enak-enak nyanyi...Eh diusir pak @aniesbaswedan", itu pun mendapatkan banyak tanggapan dari warganet.

"Smart and natural," tulis akun @D2XTX.

"Baru nyambung Saya, teryata lagunya giring nidji," tulis akun JheliTheng @AdiSuratman14.

"Tetap cerdas menyelipkan pesan. Menohok tapi elegan. TOP," kata akun abdurrahman @ynkfz·

Giring PSI Serang Anies
Giring menjadi newsmaker dalam beberapa hari terakhir, menyusul aksinya "menyenggol" Anies. Dalam pidatonya di HUT PSI ke-7, Giring sempat menyebut masa depan Indonesia suram apabila presiden yang terpilih ke depan adalah sosok pembohong yang pernah dipecat Jokowi dalam pemerintahan. Dalam pidato tersebut, Giring memang tidak menyebut nama, tetapi banyak orang berspekulasi mengarah kepada Anies.

Tak hanya itu, Giring pada awal Januari 2020 juga sempat melemparkan kritik kepada Pemprov DKI terkait lahan yang akan dijadikan tempat sirkuit Formula-E. Giring menyebut miris karena belum ada pengerjaan proyek sama sekali padahal waktu pelaksanaan sudah mepet. Namun, Giring justru dipermalukan warganet karena setelah diusut ternyata memang pengerjaan proyek dalam rencananya baru akan dilakukan pada Februari.

Nyanyian Giring kepada Anies pun berbuah terbongkarnya status Giring yang ternyata di Drop Out (DO) dari kampusnya Universitas Paramadina, di mana Anies pernah menjadi rektornya. Warganet ramai-ramai menyindir Giring sebagai mahasiswa yang tidak hormat karena menyerang rektornya.

Giring kemudian bereaksi dengan memberikan klarifikasi jika dia memilih meneruskan kariernya sebagai seorang musisi. Ia pun menyebut selama menjadi mahasiswa Universitas Paramadina tidak pernah bertemu dengan Anies karena saat ia kuliah rektornya adalah Doktor Nurcholis Madjid atau Cak Nur.

"Di kampus Paramadina saya tidak pernah bertemu langsung dengan Mas Anies. Saat saya masuk, rektor kami saat itu adalah almarhum Doktor Nurcholis Madjid atau Cak Nur dan ketika Cak Nur wafat, saya sempat mengantarkan beliau ke pemakaman," kata Giring dalam video di Instagram resminya seperti dikutip Kamis (30/12/2021).

Sayangnya, lagi-lagi pernyataan Giring itu kembali dinilai warganet berbeda dari kenyataan. Giring tercatat sebagai mahasiswa program studi Hubungan Internasional pada 2002 di Universitas Paramadina dan di-DO alias dikeluarkan dari kampus pada 2011. Dan Anies Baswedan menjabat sebagai rektor Universitas Paramadina pada 15 Mei 2007 hingga 6 Januari 2015.

s; republika.co.id

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy