KKB Makin Berani, Kini Mereka Ancam Tembak Gubernur dan Bupati di Papua



IDEANEWSINDO.COM - Setelah menembak mati anggota TNI, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali beraksi. Kali ini, mereka mengancam bupati dan guubernur di Papua jika merencanakan pemekaran Papua menjadi delapan.

Ancaman tersebut diungkapkan oleh juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sembom, Jumat (11/2/2022). 

"Ini jadi perhatian khusus markas TPNPB-OPM, Papua tak butuh pemekaran ala Jakarta," jelas Sebby melalui keterangan resminya.

Pihaknya menginginkan agar ada dialog dengan dimediasi dengan PBB dan tegas menolak pemekaran.

Menurut dia, hal itu merupakan niat jahat dari Pemerintah Indonesia terhadap Papua.

Sebelumnya, Pemerintah Pusat mempertimbangkan untuk melakukan pemekaran provinsi di Papua.

Menurut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, pemekaran tersebut akan diatur dalam Rancangan Undang Undang yang akan mulai dibahas tahun 2022. 

Ancam Bupati Paniai

Sebeumnya, KKB Papua juga melontarkan ancaman kepada Bupati Paniai. 

Sebby Sembom meyebutkan, anggotanya tak akan segan-segan menyerang wilayah tersebut jika peringatan diabaikan.

"Kami peringatkan Bupati Paniai untuk tolak pembangunan di Indonesia," kata Sebby Sambom.

"Orang Papua tidak perlu pembangunan dari Indonesia, mereka hanya minta hak untuk menentukan nasib sendiri secara mandiri," tambahnya.

Tak hanya mengancam Bupati Paniai, KKB Papua juga memperingatkan soal kontak tembak yang mungkin kembali terjadi.

Mereka lagi-lagi meminta pemerintah Indonesia untuk menarik pasukan militer dari Papua.

Sebby menyebut, pihak tak akan segan-segan ancam senjata untuk melawan TNI-Polri.

"Kami siap melawan TNI-Polri yang datang di wilayah Kabupaten Paniai," kata Sebby Sambom.

s; tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy