DISOROT Karena Pecat dr Terawan Kini Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Tunjuk Ketua Umum Baru



IDEANEWSINDO.COM - Pecat dr Terawan kini Ikatan Dokter Indonesia (IDI) lantik ketua umum baru.

Mendapatkan sorotan tajam kini IDI baru saja mengukuhkan ketua umum (Ketum) terbarunya.

Siapa sosok yang ditunjuk jadi ketum IDI kali ini?

Berikut ini profil dr Mohammad Adib Khumaidi, Sp.OT, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) yang baru.

IDI tengah menjadi sorotan pasca mengeluarkan keputusan memberhentikan mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto dari keanggotaan IDI.

Keputusan memecat dr Terawan itu dikeluarkan oleh Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) Pusat IDI.

Alasannya, Terawan dianggap melakukan pelanggaran etik berat (serious ethical misconduct), serta tidak melakukan itikad baik sepanjang 2018-2022.

Pemecatan tersebut kemudian menuai pro kontra.

Hingga saat ini, Senin (28/3/2022), IDI belum memberi pernyataan resmi terkait pemecatan dr Terawan.

Sejumlah pengurus IDI yang dihubungi Tribunnews.com tidak merespons.

Di tengah sorotan tersebut, IDI baru saja menetapkan ketua umum IDI yang baru.

Dikutip dari Serambinews.com, adalah dr Mohammad Adib Khumaidi, Sp.OT yang ditetapkan sebagai Ketua Umum IDI periode 2022-2025.

Adib ditetapkan sebagai Ketua Umum IDI dalam Muktamar IDI XIII di Banda Aceh, Jumat (25/3/2022).

Sebelumnya, Adhib Khumaidi terpilih menjadi Presiden Elect pada Muktamar IDI di Samarinda pada 2018 lalu sehingga kini secara otomaris dikukuhkan sebagai Ketua IDI 2022-2025.

Muktamar IDI XIII 2022 di Banda Aceh juga menetapkan Dr Slamet Budiarto sebagai Presiden Elect IDI yang nantinya akan otomatis menjadi Ketua Umum IDI periode 2025-2028.

Profil dr Mohammad Adib Khumaidi

Adib Khumaidi menjadi Ketua Umum IDI periode 2022-2025 menggantikan dr Daeng Muhammad Faqih

Dikutip dari laman resmi Kemdibud, Adik Khumaidi menyelesaikan pendidikan dokter dari Universitas Airlangga pada 1999.

Setelah itu, ia menempuh pendidikan Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi di Universitas Indonesia dan lulus tahun 2011.

Selain menjadi dokter, Adib pernah mengajar di Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Ia pernah menjabat sebagai Wakil Dekan III FKK UMJ.

Dikutip dari laman resmi PT Sido Muncul, Adib juga tercatat sebagai Komisaris Independen PT Sido Muncul.

Ia menjabat sebagai Komisaris Independe sejak 31 Maret 2011.

Adib lahir pada tahun 1974 atau saat ini berusia 47 tahun.

Berikut ini riwayat pendidikan dan pekerjaanya sebagaimana dikutip dari laman resmi Sido Muncul:

Pendidikan:

- SMA Negeri 2 Lamongan pada tahun 1989-1992

- Lulus Dokter Umum, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya pada tahun 1999

- Lulus sebagai Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi (Sp.OT), Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada tahun 2011

- Mahasiswa Program Doktor (S3) FK UNHAS pada tahun 2018 - sekarang

Jabatan/pekerjaan:

- Instruktur Medical First Responder (MFR) Training USAID - ADPC Instruktur Basic Life Support (BLS) dan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) Ambulans Gawat Darurat (AGD) 118 (sejak 2002)

- Instruktur MFR - Program PEER USAID (sejak 2002)

- Dosen Tetap Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) Universitas Muhammadiyah Jakarta (sejak 2006)

- Dokter SpOT RSUD Cengkareng Jakarta Barat (sejak 2011)

- Dokter SpOT RSU Sari Asih Karawaci Tangerang (sejak 2011)

- Anggota Senat Fakultas FKK UMJ (sejak 2013)

s; tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy