IKHLAS Rawat Ibu yang Sakit, Kakak Nangis Dihadiahi Adik Bungsu Umrah: 'Rezeki Sudah Bahagiakan Ibu'



IDEANEWSINDO.COM - Sebuah video seorang kakak menangis dapat hadiah umrah dari adik tengah viral di media sosial.

Tak pernah dibayangkan dibayangkan sang kakak, dirinya mendapat hadiah umrah dari adik bungsunya.

Terlebih hadiah umrah tersebut, ternyata sebagai tanda terimakasih adik lantaran sang kakak sudah bersedia merawat ibu mereka yang sakit.

Sontak video tersebut langsung viral dan menuai tangis hari dari warganet.

Mengutip dari lobakmerah.com, Sabtu (26/3/2022), video ini viral setelah diunggah oleh akun TikTok @zaitonmohamad448.

Dalam video tersebut terlihat sebuah keluarga tengah berkumpul di sebuah acara.

Rupanya keluarga besar ini menggelar doa bersama untuk anggota keluarga yang akan berangkat umrah di Bulan Ramadhan 2022 ini.

Tampak seorang pria yang bertugas sebagai MC membuka satu persatu daftar nama angota keluarga yang hendak berangkat umrah.

Terhitung ada empat nama yang sengaja ditutupi lakban hitam sebagai kejutan.

Awalnya dari nama pertama hingga kedua biasa saja, semua anggota keluarga bersorak wajar.

Namun setelah lakban ketiga terbuka dan nama sebuah nama sontak semua anggota keluarga berteriak riuh.

Sementara itu, seorang wanita yang duduk di belakang terlihat menangis haru.

Ya, sosok wanita itu ternyata sang pemilik nama tersebut.

Usut punya usut, rupanya sang wanita memang didaftarkan umroh oleh adik bungsunya.

Sang adik merasa terharu melihat perjuangan sang kakak selama ini merawat ibu
mereka.

Diketahui sang ibu memang sudah menderita sakit sejak empat tahun lalu.

Sang ibu pun hanya bisa terbaring di tempat tidur atau kursi roda.

Dalam beraktivitas sehari-hari, sang ibu selalu dibantu oleh putri sulungnya tersebut.

Dengan sabar dan tulus, anak pertama ini merawat ibu tercinta tanpa merepotkan adik-adiknya yang lain.

Di hari yang sama saat semua keluarga berkumpul, rupanya adik-adik dari sang kakak ini telah merencanakan kejutan untuk ibu dan dirinya.

Adik-adik ini ternyata memberi hadiah umrah untuk kakak sulung mereka.

Mendapat hadiah umrah berkah dari ketulusannya merawat sang ibu, sang kakak pun menangis haru.

Ia pun langsung tersungkur di bawah kaki sang ibu dan memeluknya.

Tampak ibu dan anak ini saling memeluk dan menangis haru.

Melihat sang kakak, adik-adik yang lain pun langsung bergantian memeluknya.

Sontak video tersebut langsung viral dan membuat warganet ikut terharu.

Bahkan tak sedikit yang memuji keakraban keluarga ini.

Warganet juga beramai-ramai mendoakan agar keluarga ini selalu bahagia dan selamat.

"Allaa saya ikut menangis ini." tulis netizen terharu.

"Menangis aku kak, betul rezeki jaga ibu ini baru di dunia, Allah belum balas lagi di akhirat nanti, pasti berlibat ganda." tulis yang lain.

"Lelah menangis aku, semoga selamat dan dipermudahkan segala urusan keluarga ini." tulis lainnya lagi.

'Tak Tahu Kapan Allah Akan Ambil Mak' Anak Rela Cuti Tanpa Gaji, Demi 24 Jam Rawat Ibu Sakit Stroke

Seorang anak sebelumnya juga viral rela cuti tanpa gaji demi merawat sang ibu yang sakit stroke.

Seorang anak asal Malaysia bernama Alias Embong tengah viral menyita perhatian publik.

Hal ini bemula dari unggahan TikTok adik Alias Embong, Nurkhadijah Embong.

Dalam videonya, Nurkhadijah Embong mengaku terharu dengan kesungguhan sang kakak merawat ibunda mereka yang sakit stroke.

Diakui Nurkhadijah Embong, sang kakak rela cuti bekerja dari kantorya di Malaysia dan meninggalkan sementara anak dan istrinya demi sang ibu.

"Dia dah lama kerja di Singapura, menikah pun dengan orang sana dan memang menetap di sana.

Sejak Covid-19 ini dia tak dapat balik tapi saat mak sakit stroke, Alhamdulillah dia bisa tapi terpaksa ambil cuti tanpa gaji.

Dia juga tinggalkan anak-anak dan istri untuk jaga mak." katanya dikutip dari Mstar.com, Sabtu (23/10/2021).

Diceritakan Khadijah, sang kakak sudah sebulan ini merawat penuh ibu yang sakit stroke.

Khadijah mengaku selama ini ia bersama kakak dan adik yang lain bergantian merawat sang ibu.

Namun sejak sang kakak pulang ke Malaysia, urusan Mak diambil alih olehnya.

"Sebelum abang balik, kami adik beradik bergilir jaga mak.

Sama-sama tak tidur, tapi sejak dia balik semua urusan masak, mandi, basuh kencing dan bab mak dia ambil alih." katanya lagi.

Menurut Khadijah, mulai dari subuh sang kakak sudah mulai masuk dapaur untuk memasak menu sesuai selera sang ibu.

"Abang akan tanya mak ingin makan apa, kemudian abang akan usahan buat, dah siap abang akan suapkan makan.

Minum obat, ganti pampers, lap-lap badan kemudian tengah hari abang masak lagi, usahan memasak lauk kesukaan mak, mandikan kemudian petang dia akan urut mak.

Memang 24 jam dekat dengan mak, malam pun abang tidur dengan mak." cerita Khadijah penuh haru.

Khadijah mengaku terharu melihat setianya sang kakak merawat ibu mereka yang sakit stroke.

"Abang pernah cakap ingin jaga mak bersungguh-sungguh sebab kita tak tahu bila Allah akan ambil mak, dan dia pula jarang dapat balik sebab itu, bila dia balik dia akan jaga mak sungguh-sungguh.

Saya terharu sangat melihatnya, kita pun berharap anak-anak kita akan melayani kita seperti itu kelak." ungkapnya.

Melihat kesetiaan dan kesabaran sang kakak, Khadijah dan beberapa saudaranya yang lain bak merasa malu.

Mereka mengaku tak akan bisa melakukan hal yang dilakukan sang kakak.

"Kami adik beradik tak mampu untuk berbuat seperti abang." katanya lagi.

Kini setelah sebulan penuh bisa merawat sang ibu, Alias Embong dengan berat hati kembali ke Singapura.

Khadijah mengaku sang kakak menangis saat harus berpisah dengan ibu tercinta.

"Hari ini abang balik, kami memangis dan saling berpelukan." katanya pilu.

s; tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy