PPATK Temukan Transfer Dana dari Binomo Binary Option Indonesia ke Kepulauan Karibia hingga Situs Judi Rusia



IDEANEWSINDO.COM - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan ( PPATK ) mengungkap aliran dana investasi ilegal binary option binomo ke pemilik showroom mobil yang diduga Rudy Salim.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan  diketahui ada pengiriman dana dari Binomo kepada beberapa pihak seperti pemilik toko arloji, showroom mobil atau developer.

“Ada aliran dana pada pemilik toko arloji sebesar Rp 19,4 miliar, pemilik showroom mobil atau developer sebesar Rp 13,2 miliar, “ kata Ivan.

Diketahui Rudy Salim diperiksa Bareskrim Polri sebagai saksi terkait kasus Indra Kenz terkait penjualan Mobil Tesla. 

Beberapa saat setelah diperiksa Bareskrim Polri, Rudy salim mengatakan jika telah melaporkan aliran dana tersebut ke PPATK.

"Capek! Itu (Rp 13,2miliar) sudah lapor (PPATK)," kata Rudy.

Dana tersebut, menurutnya, adalah sebagai pembayaran atas pembelian mobil mewah merek Tesla Indra Kenz.

Pengacara Rudy Salim, Frank Hutapea mengungkap jika kliennya akan selalu kooperatif pada proses penyidikan yang dilakukan oleh aparat kepolisian.

"Kita akan menghormati penyidikan. Pemeriksaan (sementara ini) sudah selesai. Sekarang ingin pulang, terima kasih," ujar Frank.

Airan dana Indra Kenz diselidiki PPATK, dan ditemukan transfer dana dari Binomo di Indonesia ke Kepuluan Karibia hingga situs judi di Rusia.

Dikutip Jurnal Soreang dari berbagai sumber. Sebelumnya, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan pihaknya menduga ada aliran dana Binomo hingga ke luar negeri dan ke beberapa rekening di tanah air.

PPATK sebut ada aliran dana Rp 13,2 miliar ke pengusaha showroom mobil.

PPATK sudah bekerja sama dengan lima Financial Intelligence Unit (FIU) untuk melakukan pengecekan terhadap aliran dana di luar negeri.

"Untuk Binomo, PPATK sudah bekerja sama dengan lima FIU di luar negeri jumlah signifikan ke rekening bank yang berlokasi di Belarusia, Kazakhstan, dan Swiss," kata Ivan Yustiavandana 

Aliran dana ke luar negeri penerimanya diduga merupakan pemilik dari platform Binomo yang berlokasi di Kepulauan Karibia selama periode September 2020-Desember 2021.

Sementara itu, total jumlah dana yang dikirimkan selama periode September 2020 – Desember 2021 sebesar 7,9 juta euro atau sekitar Rp 124,8 miliar.

Dana tersebut kemudian ditransfer kembali dengan penerima akhir dana adalah entitas pengelola sejumlah situs judi online dan terafiliasi dengan situs judi di Rusia.

s; pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy