Sniper Paling Menakutkan di Dunia Diserang Tank Rusia, Wali: Kami Kontak dalam Jarak Dekat



IDEANEWSINDO.COM - Penembak jitu atau sniper paling menakutkan di dunia Wali kembali jadi pemberitaan heboh.

Terbaru, legenda sniper dengan rekor paling menakutkan di dunia itu diserang tank Rusia. Namun, Wali berhasil selamat dari gempuran anak buah Vladimir Putin.

"Saya tidak memiliki satu goresan pun," katanya pada Selasa (22/3).

Pernyataan itu sekaligus membantah rumor bahwa Wali yang dikabarkan tewas dalam pertempuran di Ukraina.

Jurnalis Global News Ashleigh Stewart dari Kanada menemukan Wali dan berhasil mendapatkan mewawancarainya.

Wali membantah kabar yang menyebutkan dirinya tewas ditangan pasukan Rusia.

"Saya orang terakhir yang mendengar saya sudah mati. Mengapa mereka membuat kebohongan seperti itu? Saya masih hidup. Perang ini seperti bermain catur tanpa mengetahui apa pion lainnya," tutur Wali.

Seperti diketahui, sosok berwajah tampan dan fenomenal khususnya di dunia penembak jitu itu lebih dikenal sebagai orang Kanada karena tergabung dalam Royal 22e Regiment, pasukan infanteri angkatan darat Kanada.

Sangat sedikit informasi yang mengulas tentang sosok yang dikenal dengan nama Wali ini.
Namun, beberapa sumber menyebut dia pernah bertugas dua kali dalam perang Afghanistan selama operasi kandahar.

Julukan Wali dia dapatkan antara tahun 2009 dan 2011, saat mulai menunjukkan skil menembak dengan menumbangkan musuh satu persatu di Afghanistan.

Pada 2015, Wali dikabarkan pergi ke Irak sendirian untuk memerangi ISIS.

Sebagai bagian dari unit elit JTF-2 (pasukan khusus Kanada), Wali adalah anggota dari kelompok sniper dengan rekor pembunuhan jarak jauh, 3.540 meter.

Sumber menyebutkan saat produktif Wali bisa membunuh 40 orang musuhnya per hari. Rekor yang mengerikan.

Itulah yang membuat Wali menjadi legenda di kalangan militer dunia.

Ada banyak penembak jitu hebat di seluruh dunia, tetapi sangat sedikit yang terkenal dan lebih suka tetap anonim.

s; jpnn.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy