Bertahun-tahun Bungkam, Komedian Ini Ngaku Jadi Korban Rudapaksa, Pilih Tutupi Identitas Pelaku



IDEANEWSINDO.COM - Baru-baru ini seorang komedian membuat pengakuan mengejutkan.

Sang komedian mengaku jadi korban pelecehan sejak duduk di bangku SD.

Bahkan saat kuliah, ia mengaku dirudapaksa.

Kejadian pelecehan yang dialami hingga kuliah itu dilakukan oleh orang yang sama.

Namun identitas pelaku malah ditutupi, apa alasannya?

Adalah Aming Sughandi atau Aming yang mengalami kejadian itu.

Bertahun-tahun bungkam, Aming akhirnya mengungkap masa lalunya yang kelam.

Aming mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual selama bertahun-tahun.

Pengalaman pahit itu diceritakan Aming pada Melaney Ricardo.

Aming sendiri diketahui baru kembali ke dunia hiburan.

Belakangan Aming memposting foto-fotonya bersama teman-teman artis di acara ulang tahun Bunga Citra Lestari.

Malah, foto Aming yang merangkul Ariel NOAH dan Luna Maya menjadi pusat perhatian warganet.

Aming menceritakan alasan mengapa beberapa lama ini ia tak muncul.

"Masalah gua numpuk dari dulu, salah satu konsen gua adalah mental health according parenting issue yah.

Ternyata Mel semenjak dari zaman gua belum artis sampai sekarang yang bikin gua bikin gak jelas nangkepnya karena banyak isu yang gak terselesaikan," kata Aming dikutip dari akun Youtube Melaney Ricardo.

Aming lantas mulai membuka masa-masa kelamnya.

"Gua dulu korban pelecehan bertahun-tahun, dari SD sampai kuliah, sama orang terdekat. Gua jadi korban pelecehan," kata Aming.

Melaney kemudian menanyakan sosok pelakunya.

"Orang tedekat kamu yang lakuin?" tanya Melaney.

Meski begitu, Aming memilih untuk tidak mengungkap siapa sosok yang melakukan hal tersebut.

Aming menganggap saat ini ia sudah move on dari masalah itu sehingga tak perlu lagi mengungkit identitas pelakunya.

"Iya (orang terdekat), ok gua gak usah kasih tau namanya ya," kata Aming.

Tak sampai di situ saja, Aming juga mengaku pernah dirudapaksa saat kuliah.

"Gua pernah dirudapaksa waktu gua kuliah awal-awal," katanya.

Walau begitu Aming tak memungkiri sakit mental yang ia alami hingga kini masih dirasakannya.

Selain pelecehan, Aming juga pernah mengalami sakit.

"Belum gua sakit berat bertubi-tubi. Digedornya edan," kata Aming.

Ia menganggap pengalaman itu semua yang membentuk karakter menjadi seperti saat ini.

"Itu yang bentuk persona, karakter gua seperti sekarang. Makanya orang suka agak bingung, gua kadang ngambang, maunya apa, yang paling kepo kan orang seks orientasinya apa," kata Aming.

Atas trauma psikis yang ia alami, Aming kini menyadari penyebab terbentuknya karakter saat ini.

"Gue menyadari dengan layer trauma psikis yang gue alami, termasuk fisik juga, oh ternyata hal-hal yang membentuk gue menjadi nggak jelas menurut orang.

padanya gua, oh sekarang gua adalah corssdresser yang mencintai pria, tapi menikmati berhubungan dengan wanita," kata Aming.

Aming menerangkan alasan-alasan ia bisa menjadi seperti demikian.

"Karena gua sering playing roll kan, bisa karena biasa. Jatuh cinta sama cowok straight karena gua gak kepagang bapak kan. Gua juga dilecehkan oleh orang terdekat dari sd sampai kuliah, " kata Aming.

Melaney Ricardo mencoba untuk menanyakan kembali soal sosok pelaku yang melecehkan Aming.

"Apa ini orang sama ?" tanya Melaney.

"Orang yang sama," jawab Aming.

"Kalau boleh tau lelaki atau perempuan ?" kata Melaney Ricardo.

"Relatif sibling ," kata Aming.

Melaney pun menyadari bahwa Aming memang benar-benar tak mau mengungkit kembali sosok pelaku.

"You cannot answer," kata Melaney.

"Ya itulah, you know what i mind kan," jawab Aming.

s; tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy