KKB Hanya Mampu Bertempur 1 Jam, Kabur Menyeberang Kali, Bravo TNI-Polri!



IDEANEWSINDO.COM - Kepolisian Daerah Papua berhasil mendata jumlah rumah warga di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, yang dibakar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Kabid Humas Polda Papua Kombes AM.Kamal mengatakan ada 14 rumah warga yang dibakar KKB dalam kurun waktu dua hari berturut-turut.

"Iya dua hari berturut-turut 14 rumah yang dibakar di Kampung Kago," ucap kombes Kamal, Jumat (8/4) pagi.

Kamal mengatakan sempat terjadi kontak tembak dengan anggota KKB saat aparat gabungan TNI dan Polri menuju lokasi pembakaran rumah warga.

“Dalam perjalanan ke TKP, personel ditembaki oleh Kelompok Kriminal Bersenjata sehingga terjadi kontak tembak,” ungkap Kamal.

Kamal menjelaskan, setelah kontak tembak yang selama sekitar 1 jam, pasukan TNI dan Polri berhasil memukul mundur anggota KKB.

“Personel gabungan berhasil memukul mundur KKB, mereka lari menyeberang kali belakang PT. UNGGUL menuju ke Kampung Mundidok,” terang Kamal.

Sementara itu Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia mengungkapkan situasi Kamtibmas di Kabupaten Puncak, Papua kondusif pascaaksi pembakaran sejumlah rumah warga oleh Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB, Rabu (6/4) sore.

Mengantisipasi aksi susulan KKB, aparat gabungan di Ilaga meningkatkan intensitas patroli.

"Pagi, siang dan malam kami terus lakukan patroli untuk memberikan rasa aman," ucapnya.

Selain patroli, aparat gabungan pun telah melakukan upaya pengamanan di beberapa titik yang dianggap rawan dan objek vital.

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri menduga aksi pembakaran itu dilakukan sebagai ungkapan kemarahan setelah salah satu anggota KKB tewas ditembak aparat.

"Memang benar setelah anggota KKB atas nama Ali Teu Kogoya tewas ditembak pada Minggu (3/4), KKB dilaporkan melakukan sejumlah aksi pembakaran rumah warga," kata Irjen Mathius Fakhiri di Jayapura, Kamis (7/4) malam.

Ali Kogoya merupakan anggota KKB Koyawage. Dia membawa sepucuk senjata api laras jenis FN 46 AK, No seri EA 1520077 yang berisi dua butir peluru di dalam magasin.

Senjata api FN yang dibawa Ali Kogoya berasal dari Undius Kogoya yang saat ini bergabung dengan Kelenak Telenggen di Ilaga, Kabupaten Puncak.

Kapolda Papua mengaku sudah mendapat laporan yang menyebutkan bahwa sejak Selasa (5/4) tercatat 16 rumah warga ludes dibakar anggota KKB di sekitar Ilaga.

s; jpnn.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy