Nyali Helmi Felis Ditantang Cewek Kalau Jokowi Lengser Tanggal 11 April: Boleh B*bo sama Aku, Berani?



IDEANEWSINDO.COM - Loyalis Anies Baswedan, Helmi Felis ditantang cewek karena menyebut tanggal 11 April 2022 Presiden Jokowi akan lengser.

Dengan demikian, Indonesia akan memiliki pemimpin baru pada 12 April 2022.

“Kalo tanggal 11 #GoodByeJokowi berarti tanggal 12 kita punya pemimpin baru? Uuuugggghhh senangnya,” cuit @Helmi_Felis di Twitternya, dikutip Selasa (5/4/2022).

Akan tetapi, Helmi Felis tak menjelaskan apakah 11 April 2022 itu Jokowi mundur atu dimundurkan.

Helmi Felis hanya menuliskan tepat pada tanggal 12 April 2022 nanti akan ada pemimpin baru.

Menurut Helmi, dunia politik Indonesia sangat dinamis. Karena itu, semua bisa terjadi.

“Akan sangat dinamis, ya aturannya seperti itu. Tapi secara politik bisa berganti semuanya.” katanya.

“Kalaupun iya mungkin tidak akan lama, rakyat menginginkan rezim ini diganti juga,” sambung Helmi.

Dalam cuitan lainnya, Helmi juga menuliskan jika Jokowi punya kesadaran dan kewarasan tinggi, maka dia akan meletakkan jabatannya.

“Jika @jokowi orang yang punya kesadaran & kewarasan yang tinggi dia akan letakkan jabatan. Tidak perlu mempertahankan jabatan sampai tetes darah penghabisan.”

“Jabatan itu cuma sementara 2 tahun waktu yang sebentar untuk apa mempertaruhkan segalanya? Menjadi bijaklah pak,” tulis Helmi.

Cuitan itu lantas direspon pemilik akun Twitter @AmeeraQu dengan tantangan.

Jika cuitan itu benar, maka Helmi Felis boleh tidur dengan dirinya.

“Gini ajah! Kalo tanggal 11 april 2022 pak Jokowi lengser, pak @Helmi_Felis boleh dech bobo sama aku!” tulisnya.

“Tapi nanti jika tanggal 11 april 2022 pak Jkw ga lengser, pak helmi cukup beliin aku kopi “kenangan” + tutup akun! Berani??” tantangnya.

Seperti diberitakan, Helmi Felis meyakinkan jika Presiden Joko Widodo lengser pada 2024, maka bertanda oligarki tidak lagi berkuasa di negara ini.

“Nanti ketika Jokowi sudah tidak menjabat, tanda negri ini sudah terbebas dari Oligarki adalah,” ujar Helmi Felis melalui akun Twitter-nya, @Helmi_Felis, Rabu (30/4/2022).

Dia menilai, Presiden Jokowi bisa ditangkap dan diadili terkait sejumlah kebijakannya.

Baik kebijakan yang kebijakan yang tidak diambil, pun kebijkan yang diambil dan merugikan negara.

“Ditangkapnya Jokowi untuk mempertanggungjawabkan semua kebijakannya yang merugikan Negara,” katanya.

Dia menyatakan, Jokowi tidak mengambil keputusan pun bagian dari kebijakan, ranah politik dan swasta.

“Mengambil keputusan/kebijakan ada dasar hukum dan normanya. Kalo ada kebijakan yang koruptif ya bisa dihukum,” imbuhnya, dilansir dari fin.co.id.

Di cuitan lain, Helmi Felis menyebut kepemimpinan Jokowi sangat berbahaya.

“Sebab itu tidak ada alasan untuk menunda pemilu apalagi memaksakan kehendak Jokowi 3 periode. Rakyat tentu lebih cinta Indonesia daripada Jokowi. TURUNKAN JOKOWI.!!” tulis Helmi Felis.

s; pojoksatu.id

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy