TERUNGKAP Pemborong Vi*eo S*ur Dea OnlyFans Komedian Inisial M, Akun IG Komika Ini Dibanjiri Komen



IDEANEWSINDO.COM - Terungkap pemborong video syur Dea OnlyFans ternyata salah satunya adalah sosok komedian berinisial M.

Hal itu diungkapkan oleh pihak penyidik Polda Metro Jaya setelah menganalisa google drive milik Dea OnlyFans.

Melalui google drive itu, Dea OnlyFans menyimpan foto dan video yang telah diproduksinya.

Dea juga menjual foto dan video syurnya itu dikirim melalui google drive tersebut.

Sialnya, komika Marshel Widianto yang jadi sasaran warganet dengan membanjiri kolom komentar di akun Instagramnya.

Setelah polisi menunjukkan komedian pemborong video Dea, akun Instagram Marshel Widianto diserbu warganet.

Mereka menanyakan, apakah Marshel yang memborong video Dea? Namun, pemilik akun belum memberikan tanggapan.

Pantauan TribunJakarta.com, akun Instagram seorang komika bernama Marshel Widianto, ramai diserbu netizen.

Sejumlah netizen menduga sosok M yang memborong video panas Dea adalah, Marshel Widianto.

hadiariefsetiawan: Penasaran inisian M y beli video.. bukan M ini x ya??..

jawa_nmx_bali: Bang, elo kan yg inisial M trus beli konten dea only fans

murayama_oya_kohkoh: Komedian M beli konten video syur Dea Onlyfans, abang bukan nih?

yogisepriadi: Shel nanya doang ini mah. Inisial M yg beli Video lu apa bukan shel?

Namun hingga saat ini, Marshel Widianto terlihat belum menanggapi tudingan netizen tersebut.

Borong semua video syur Dea

Menurut keterangan polisi, google drive Dea berisi 76 video panas dan foto bugil yang diborong oleh M.

Polisi mengetahuinya setelah menganalisa riwayat transaksi melalui google drive.

"Dari analisa google drive tersebut dan hasil pemeriksaan D kami dapat keterangan yang bersangkutan video itu ada yang membeli," ujar Auliansyah di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (5/4/2022).

Auliansyah menjelaskan dari pengakuan Dea, M membeli seluruh video syur dan foto tanpa busana wanita berusia 24 tahun itu.

Total, ada 76 video dan banyak foto tanpa busana Dea yang dikoleksi M.

Namun, Auliansyah enggan mengungkap harga 76 video porno yang dijual Dea secara pribadi.

Kata Auliansyah, M membeli langsung video tersebut ke Dea tanpa perantara.

Pendapatan fantastis Dea

Sementara itu, pendapatan fantastis Dea OnlyFans pemilik nama lengkap Gusti Ayu Dewanti dari menjual foto kemolekan tubuhnya tanpa disentuh pria.

Setelah ditangkap anggota Polda Metro Jaya di Malang, Jawa Timur pada Kamis (24/3/2022) malam, Dea OnlyFans mengaku sudah setahun ini menjual foto-foto toplessnya di aplikasi OnlyFans.

Dea meraup uang belasan hingga puluhan juta tiap bulannya. Uang tersebut didapatkan dari pembagian hasil dengan aplikasi berbayar OnlyFans tersebut.

Dea pun telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan memproduksi konten pornografi dan menyebarkannya.

Kendati demikian, Dea OnlyFans tidak ditahan Polda Metro Jaya. Dia hanya diwajibkan lapor dua kali setiap minggu.

"Tidak (ditahan). Terhadap yang bersangkutan sementara dilakukan wajib lapor," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan saat dikonfirmasi baru baru ini.

Ada beberapa pertimbangan yang menyebabkan penyidik memutuskan Dea Onlyfans menjalani wajib lapor.

Salah satunya ialah adanya permintaan dan jaminan dari keluarga jika Dea bakal kooperatif selama proses hukum berjalan.

"Ya, karena ada permohonan dari keluarga. Dia masih mahasiswi mau menyelesaikan kuliahnya," kata Zulpan.

Adapun Dea Onlyfans telah menjalani wajib lapor di Polda Metro Jaya pada Senin (28/3/2022).

Mencuatnya kasus Dea OnlyFans itu usai diwawancarai Deddy Corbuzier dalam podcastnya beberapa pekan lalu.

Usai video wawancara tersebut diunggah di Youtube, nama Dea OnlyFans pun viral hingga akhirnya ditangkap.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Auliansyah Lubis, setiap bulan Dea OnlyFans menghasilkan pundi-pundi rupiah antara Rp 15 juta hingga Rp 20 juta.

"Penghasilan sebulan Rp 15 juta sampai Rp 20 juta,” kata Auliansyah dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa, (29/3/2022).

Polisi saat ini sedang mendalami kasus Dea OnlyFans karena diduga melakukan pembuatan dan penyebaran konten pornografi.

"Tetap apabila kami temulan pasti kami lakukan penindakan. Karema ini memang dilarang," tutur Kombes Pol Auliansyah.

"Memang tidak boleh melakukan hal-hal seperti yang dilakukan oleh saudari G tadi. Perkara G sendiri kami tentunya akan menambah tersangka nantinya. Karena di dalam UU tersebut juga pemeran lain atau mendukung bisa menjadi tersangka," sambungnya.

Pancingan di Twitter

Tak cukup di situ, polisi juga membeber modus operandi Dea OnlyFans agar konten-konten syurnya laku.

Sebelum dijual ke OnlyFans, Dea terlebih dahulu mengunggah foto-fotonya di akun Twitternya.

Auliansyah Lubis mengatakan, Dea sebelumnya membuat foto-foto vulgar dan video asusila bersama kekasihnya.

Foto dan video tersebut lalu disimpan.

Salah satu foto atau video yang bakal diunggah melalui akun OnlyFans lebih dahulu diunggah ke Twitter.

"Caranya menggunakan Twitternya, kemudian satu per satu dia kirim ke OnlyFans melalui Twitter dia. Siapa yang mau melihat di OnlyFans tersebut harus membayar terlebih dahulu," ujar Auliansyah di Polda Metro Jaya.

Auliansyah menegaskan, Dea secara sengaja membuat konten melanggar undang-undang pornografi demi mendapatkan pundi-pundi rupiah.

"Dia dengan sadar untuk mendapatkan uang dari website itu di mana pengguna website yang berlangganan harus membayar sejumlah uang apabila ingin mengakses konten tersangka," kata Auliansyah.

Kekasih Dea terancam jadi tersangka

Auliansyah Lubis menegaskan, selain Dea OnlyFans, kekasihnya juga berpotensi jadi tersangka.

"Terkait perkara saudara D tadi, kami tentunya akan menambah tersangka nantinya," ujar Auliansyah di Polda Metro Jaya, Selasa (29/3/2022).

Menurut undang-undang yang berlaku, pemeran lain atau orang yang mendukung beredarnya sebuah video syur juga bisa ditetapkan sebagai tersangka, imbuhnya.

Saat ini, baru Dea yang ditetapkan sebagai tersangka.

Meski telah berstatus tersangka, Dea tak ditahan.

Alasan polisi tak menahan karena perempuan berusia 24 tahun yang berstatus mahasiswi itu ingin menyelesaikan kuliahnya.

Dea hanya wajib lapor ke Polda Metro Jaya dua kali dalam seminggu yakni pada hari Senin dan Kamis.

Sementara itu, Dea telah menjalani wajib lapor perdana yang dilakukan pada Senin, kemarin.

Usai melapor, Dea mengaku tidak akan lagi mengunggah video terkait pornografi dirinya ke situs OnlyFans.

"Enggak," singkat Dea sambil menggeleng ke arah wartawan, saat ditanya apakah akan mengulangi lagi perbuatannya.

Pada kesempatan yang sama, kuasa hukum Dea, Abdillah, mengatakan bahwa kliennya tidak akan lagi membuat atau mengunggah konten pornografi di OnlyFans.

Menurut dia, kliennya akan menjadikan kasus yang sedang berproses saat ini sebagai pembelajaran

"Enggak dong (unggah konten lagi). Setidaknya ini menjadi pembelajaran untuk lain kali menjadi lebih baik," kata Abdillah menyambung pernyataan Dea.

s; tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy