Buntut Panjang Benny K Harman Diduga Tampar Pegawai Restoran



IDEANEWSINDO.COM - Ribut-ribut anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman dengan pegawai restoran berbuntut panjang. Kedua belah saling menuduh dan membantah perihal penganiayaan.

Kabar Benny diduga menampar berkali-kali pegawai restoran terjadi di restoran Mai Ceng'go Labuan Bajo, NTT, pada Selasa (24/5) lalu. Seiring menyeruaknya kabar tersebut, beredar juga rekaman CCTV yang menampilkan sosok diduga Benny Harman melakukan kekerasan terhadap karyawan resto tersebut.

Benny Dipolisikan

Polisi membenarkan adanya laporan terhadap Benny Harman atas dugaan penganiayaan. Laporan itu dilayangkan ke Polres Manggarai Barat.

"Kejadian sudah dua hari lalu tapi baru dilaporkan ke Polres Manggarai Barat hari ini," kata Kapolda NTT Irjen Setyo Budiyanto kepada detikcom, Kamis (26/5/2022).

Setyo menegaskan laporan tersebut akan ditangani sesuai dengan mekanisme. Dia belum bisa memerinci duduk perkara laporan terhadap Benny Harman.

Sementara Kasat Reskrim Polres Mabar, AKP Ridwan mengatakan laporannya kini dalam tahap penyelidikan. Polres Mabar termasuk memeriksa saksi korban yang diduga dianiaya oleh Benny.

Benny Ancam Laporkan Balik

Benny mendengar kabar kalau dirinya dilaporkan ke polisi atas dugaan kekerasan. Benny lantas menyangkal adanya kekerasan yang dia lakukan. Benny menyebut apa yang dilaporkan itu merupakan berita bohong.

"Bahwa hari ini saya dengar kabar bahwa saya dilaporkan oleh manajer Mai Ceng'go ke polisi dengan tuduhan melakukan kekerasan. Manajer Mai Ceng'go juga menyebarkan berita bohong kepada masyarakat bahwa saya melakukan kekerasan berkali-kali/menampar tiga kali terhadap karyawan resto Mai Ceng'go. Kekerasan apa yang saya lakukan? Bukankah pihak Manager resto Mai Ceng'go yang sebenarnya telah melakukan kekerasan perlakuan terhadap kami?" kata Benny.

Benny berencana bakal melaporkan balik pihak restoran. Dia menilai informasi yang beredar telah mencemarkan nama baiknya.

"Pihak kami akan mengajukan laporan polisi atas perbuatan tidak menyenangkan yang kami terima dan juga melaporkan ke polisi pencemaran nama baik, hoaks, dan menyebarkan informasi sesat kepada publik," katanya.

Benny Disebut Pukul Pegawai Restoran 4 Kali

Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman membantah menampar seorang pegawai restoran di Labuan Bajo. Benny mengaku hanya mendorong wajah korban. Namun CCTV berkata lain.

Korban dugaan penganiayaan oleh Benny K Harman bernama Ricardo T Cundawan. Dia diadvokasi oleh pengacara Piter D Ruman, yang juga pengacara manajemen resto tempat Ricardo bekerja.

Piter mengatakan sudah mengantongi bukti dugaan penganiayaan oleh Benny K Harman. CCTV yang ada di restoran merekam jelas detik-detik penamparan tersebut.

"Iya betul, kata mereka (orang restoran, red) suaranya juga terdengar jelas. Ada pernyataan biadab dari dia (Benny, red)," kata Piter kepada wartawan, Jumat (27/5/2022).

Piter menegaskan ada pemukulan terhadap korban. Dari rekaman CCTV yang dilihatnya, Benny terlihat 4 kali memukul Ricardo.

"Ada gerakan arah tangan balik, itu satu gerakan dua kali pukul. Pukulan keempat yang paling kasar, paling keras," tutur Piter menceritakan detik-detik pemukulan yang dilihatnya dari rekaman CCTV.

Akibat pemukulan itu, Piter mengatakan Ricardo mengalami sakit di pipi hingga pangkal kuping, di kedua sisi. Kuping Piter juga sempat berdenging, tapi memang kini sudah hilang.

Demokrat Bela Benny K Harman
Pengacara pegawai resto bernama Ricardo T Cundawan, Piter D Ruman, menyebut kliennya ditampar oleh anggota DPR Benny K Harman sebanyak empat kali berdasarkan rekaman CCTV. Demokrat kekeh Benny tak melakukan hal yang dituduhkan.

"Nggak ada itu," kata Kepala Badan Komunikasi Strategis Demokrat Herzaky Mahendra kepada wartawan, Jumat (27/5/2022).

Herzaky mengatakan Benny akan menggugat balik pihak restoran. Benny, katanya, akan menggugat balik pihak restoran karena merasa nama baiknya telah dicemarkan.

"Bang BKH kemungkinan berencana menggugat balik karena pencemaran nama baik dan perilaku tidak menyenangkan dari pihak resto," jelas Herzaky.

Harapan MKD DPR

MKD DPR menilai dugaan Benny Harman menganiaya karyawan restoran dipicu adanya penyampaian pesan yang kurang tepat. Oleh sebab itu, Wakil Ketua MKD DPR Habiburokhman berharap kasus ini tak diperpanjang.

"Kami berharap persoalan seperti ini bisa diselesaikan dengan kekeluargaan antara kedua belah pihak. Kita tahu mereka bersaudara sama-sama warga NTT yang terkenal akur dan guyub dalam kehidupan sehari-hari. Secara garis besar persoalan ini sebenarnya diawali dengan miskomunikasi," kata Habiburokhman kepada wartawan, Jumat (27/5/2022).

Di sisi lain, Habiburokhman juga memberikan pesan kepada pihak kepolisian yang menangani kasus ini. MKD DPR tak ingin nama Benny Harman dan terduga korban justru tercoreng.

"Kami minta aparat penegak hukum mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam perkara ini demi menjaga nama baik kedua belah pihak," imbuhnya.

s; detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy