Datang ke Cirebon, KASAD Jenderal Dudung Wujudkan CIta-citanya Sejak Lulus Akmil 88



IDEANEWSINDO.COM - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman akhirnya bisa mewujudkan cita-citanya sejak lulus dari Akademi Militer (Akmil) 88.

Sejak lulus dari Akmil, Jenderal Dudung berkeinginan membuat masjid di kawasan pemakaman Sunan Gunung Jati lebih besar dan bagus.

Terlebih, Jenderal Dudung merupakan salah satu putra Cirebon yang masih ada keturunan dari Sunan Gunung Jati. Oleh karena itu, Dudung merasa terpanggil untuk membangun masjid yang lebih besar dan bagus.

“Saya ada darah keturunan Sunan Gunung Jati yaitu Syarif Hidayatullah. Ibunya bapak saya, Hindun adalah keturunan ke-15 dari Sunan Gunung Jati,” ujar Jenderal Dudung seusai melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Syarif Abdurahman di Desa Astana Kecamatan Gunungjati, Cirebon, Jawa Barat, Selasa (24/5).

Selain membangun masjid yang megah, Jenderal Dudung juga menginginkan adanya penanaman jiwa pancasila dan toleransi dalam pembangunan masjid dengan luas bangunan panjang 41 meter dan lebar 41 meter dengan luas tanah 1.681 M2 itu.

Salah satunya dengan melibatkan ummat beragama lainnya untuk bahu-membahu membangun masjid. Dudung melibatkan Brigjen TNI I Nengah Wiraatmaja yang beragama Hindu dan bertugas sebagai pimpinan pembangunan masjid tersebut.

“Kita ambil ilmunya, karena beliau pernah membangun masjid Pak Moeldoko. Dan saya meyakini di Cirebon ini torelansi antar beragamanya sangat baik,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Kasad berpesan supaya masjid yang akan dibangun ini dapat dijaga dan memberikan manfaat bagi warga masyarakat sekitar termasuk masyarakat yang berziarah ke makam Sunan Gunung Jati.

“Masjid ini milik kita bersama-sama, jadi bukan masjidnya Pak Dudung, bukan. Cuma namanya saja Syarif Abdurahman, Syarif itu diambil dari Syarif Hidayatullah dan Abdurahman itu diambil dari Syeh Abdurahman,” tegas Dudung.

Kasad juga mengingatkan agar kepala daerah harus mengetahui segala kesulitan yang dihadapi rakyatnya, sekaligus menegaskan bahwa TNI AD siap dilibatkan dalam pembangunan untuk mengatasi kesulitan rakyat, karena itu tertuang di dalam tujuh perintah hariannya kepada seluruh prajurit TNI AD.

Dalam kesempatan tersebut, Kasad juga memberikan bantuan sosial berupa sembako secara simbolis kepada warga masyarakat sekitar serta santunan kepada anak yatim.

s; jpnn.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy