FS Ditangkap Densus 88, 2 Bukti Ini jadi Indikasi Keterlibatan Dokter Spesialis Radiologi Faisal



IDEANEWSINDO.COM - Densus 88 Anti Teror baru saja menangkap 22 orang terduga teroris di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Dari 22 orang tersebut, ada satu teroris berinisial FS yang terus dikaitkan dengan hilangnya dokter spesialis radiologi Faisal di Kabupaten Toli-toli awal Mei 2022 kemarin.

Setidaknya ada dua bukti penting yang tak ditemukan di TKP, yang ikut mengindikasikan keterlibatan dokter spesialis radiologi Faisal pada penangkapan teroris yang dilakukan Densus 88.

Pertama adalah uang belasan juta yang dibawa dokter spesialis radiologi Faisal.

Kedua, handphone dari dokter Faisal yang juga tak ditemukan di TKP.

Dari informasi yang dirangkum Teras Gorontalo, masyarakat yakin jika Dokter Spesialis Radiologi Faisal tidak dirampok.

Apalagi, aroma tubuh dokter spesialis radiologi Faisal tidak terdeteksi anjing pelacak saat olah TKP.

Masyarakat di kabupaten Toli-toli bahkan mengatakan jika ada kemungkinan dokter spesialis radiologi Faisal pergi dari TKP ditemukan.

"Disini sudah tak heboh soal perampokan, karena banyak yang ganjal," kata seorang warga.

Keganjalan lainnya adalah dokter spesialis radiologi Faisal meninggalkan jaket miliknya, tapi barang-barang berharga justru dibawah.

Selain itu, dokter spesialis radiologi Faisal sebelum hilang juga terpantau sedang menelepon dari TKP kejadian.

Kecurigaan warga tentang hilangnya dokter spesialis radiologi Faisal semakin besar, saat ada informasi bila yang bersangkutan ada di salah satu rumah makan di Kilo 4.

Selain itu, dokter spesialis radiologi Faisal juga tak terlihat sendiri saat makan disana. .

Jadi sangat besar kemungkinannya bila dokter Faisal memanglah masih hidup.

Meski demikian, polisi sampai saat ini masih terus melakukan pencarian terkait dimana sebenarnya dokter spesialis radiologi Faisal berada.

Sebelumnya diketahui, kasus dokter spesialis radiologi Faisal, yang hilang tanpa jejak pada 6 Mei 2022, masih menjadi misteri.

Apalagi, polisi terus memburu informasi terkait hilangnya dokter spesialis radiologi Faisal.

Beredar rumor setelah penangkapan 24 Warga Sulteng oleh Densus 88 Anti Teror, yang dikaitkan warga dengan dokter spesialis radiologi Faisal.

Asumsi warga mulai mengaitkan dengan hilangnya dokter spesialis radiologi Faisal.

Sedianya, penangkapan yang dilakukan oleh Polda Sulteng dan Densus 88 Anti Teror, hanya berjarak beberapa hari setelah kasus dokter Faisal hilang tanpa jejak.

“Sudah dikroscek oleh Kepolisian Polres Toli-toli, bahwa tidak ada warga Toli-toli di antara 24 orang asal Sulteng, yang ditangkap Densus 88 kemarin,” kata Kapolres Toli-toli melalui Kasie Humas Anshari Tolah.

AKP Anshari Tolah menambahkan, saat ini Polres Toli-toli, masih dalam upaya terus berkoordinasi dengan semua pihak yang dapat membantu terkait kasus dokter Faisal.

"Untuk menelusuri setiap perkembangan yang berkaitan dengan kasus dokter Faisal, hilang tanpa jejak. Dan sampai saat ini masih tetap melakukan penelusuran oleh tim lidik yang disesuaikan dengan data dan info yang ada," ujarnya.

Kasus dokter spesialis radiologi Faisal, hilang tanpa jejak diprediksi akan segera terungkap.

Hal itu berdasarkan keseriusan polisi yang membentuk tim khusus untuk mengungkap misteri dokter spesialis radiologi Faisal, hilang tanpa jejak.

Belum lagi, sampai saat ini polisi masih memburu informasi untuk mencari keterangan terkait dokter spesialis radiologi Faisal.

Terdapat 7 fakta yang telah dirangkum Teras Gorontalo terkait dokter spesialis radiologi Faisal, hilang tanpa jejak.

1. Bersedekah Malam Hari Menggunakan Motor

Publik masih mempertanyakan kenapa dokter Faisal, bersedekah di malam hari dengan menggunakan motor.

Apalagi, untuk menuju Desa Lingadan, Kecamatan Dakopamean, yang jaraknya memakan waktu sekira 1 jam dari Kota Toli-toli.

Di samping itu, uang yang dibawa oleh Dokter Faisal sangat banyak sekira Rp40-an juta.

2. KTP, Handphone dan Tas Berisi Uang Raib

Saksi yang pertama kali menemukan motor milik dokter Faisal, bernama Sari, mendapati kendaraan roda dua dalam keadaan menyala.

Setelah Sari menyambangi kantor polisi setempat, hanya ada beberapa identitas pendukung milik dokter Faisal.

Di antaranya: kartu vaksin milik korban dan istrinya, helm, jaket, dan tas.

Namun, KTP, handphone dan tas yang berisi uang milik dokter Faisal, tidak ditemukan di lokasi kejadian.

3. Dikaitkan Hal Mistis

Hilangnya dokter Faisal tanpa jejak dikaitkan dengan hal mistis. Alhasil, sejumlah masyarakat berpartisipasi untuk menggelar sholawat di depan batu raksasa.

4. Anjing Pelacak Diterjunkan

Setelah 3 hari belum menemukan hasil, tim gabungan yang mencari sosok dokter Faisal, akhirnya terbantukan adanya anjing pelacak dari Polda Sulteng.

Alhasil, anjing pelacak menemukan petunjuk baru soal dokter Faisal.

Sosok dokter Faisal, terindikasi dijemput oleh kendaraan yang mengarah ke Kota Toli-toli.

Karena, hanya berjarak 5 Meter dari lokasi kejadian, anjing pelacak sudah tidak mencium lagi bau dari dokter Faisal.

5. Saksi Melihat Dokter Faisal di Kilo 4

Seorang sopir rental memberi pengakuan kalau dia melihat sosok dengan orang yang mirip dengan dokter Faisal.

Sopir rental menyebut, kalau dirinya melihat orang mirip dokter Faisal, di Kilo 4, Kecamatan Basi Dondo.

Diketahui, Kilo 4, merupakan tempat resting area, bagi kendaraan yang akan bepergian dari Kabupaten Toli-toli Kota Palu dan begitu juga sebaliknya.

6. Sempat Merubah Status KTP

Rupanya dokter Faisal, memiliki niatan untuk mengganti status pekerjaan di KTP miliknya.

Dia ingin mengganti pekerjaannya dari dokter menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara)

7. Pernah Diteror Melalui Facebook

Berdasarkan informasi dirangkum, dokter Faisal sempat diteror oleh orang tak dikenal.

Dirinya, seringkali mendapat ancaman di akun media sosial Facebook, oleh oknum tak bertanggung jawab.

Sebelumnya, dokter spesialis radiologi Faisal, hilang tanpa jejak Jumat, 6 Mei 2022, sampai saat ini terus menyita perhatian publik.

Di Desa Momunu, Kecamatan Dakopamean, ditemukan sepeda motor milik dokter spesalis radiologi Faisal, barang bukti lainya seperti, tas, jaket dan helm.

Kepolisian tetap berupaya untuk memecahkan kasus misteri hilangnya dokter spesialis radiologi Faisal.

Rabu 18 Mei 2022, tim penyelidik masih melaksanakan proses penyelidikannya di lapangan.

Sampai saat ini belum ada perkembangan terkait kasus dokter spesialis Faisal, yang hilang tanpa jejak.

"Tim khsusus yang dibanteuk belum juga kembali untuk melaporkan hasil temuannya di lapangan," Kapolres Toli-toli AKBP Ridwan Raja Dewa melalui Kasie Humas AKP Anshari Tolah Teras Gorontalo.

AKP Anshari Tolah menambahkan, sampai pada saat ini saksi yang sudah diambil keterangannya masi berjumlah 15 orang.

s; pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy