Mantan Kepala BIN Sutiyoso Ingatkan Pemerintah Indonesia Harus Waspada, Ada Apa?



IDEANEWSINDO.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta Letnan Jendral Purnawirawan Sutiyoso mengingatkan pemerintah agar waspada.

Sutiyoso yang juga mantan kepala Badan Intelijen Negara menyampaikan pidatonya secara tegas tentang pentingnya meningkatkan kewaspadaan pemerintah Indonesia.

Video pidato Letjend Sutiyoso tersebut diunggah oleh salah satu netizen di akun Twitter @Aw_Rayy.

Namun tidak tertera keterangan tanggal dan lokasi saat Sutiyoso melakukan pidato tersebut.

"Buat renungan kita, ini yang bicara seorang tokoh negara, mantan kepala BIN, ex gubenur DKI dan seorang purna letnan jendral TNI, jadi bukan warga negara kaleng kaleng," cuit @Aw_Rayy sebagaimana dilihat mantrasukabumi.com pada Minggu, 22 Mei 2022.

"Patut kita renungkan tidak mungkin sembarangan bicara di muka umum, jadi sadarlah, mumpung belum terlambat," lanjutnya.

Dalam pidatonya mantan Kepala BIN tersebut mengatakan saat ini banyak imigran dari China yang berdatangan ke Indonesia.

Karena para imigran tersebut datang ke beberapa pulau di Indonesia dengan menjadi pekerja kasar atau buruh dan bukan menjadi investor.

Menurut penilaian Sutiyoso bahwa para imigran dari China atau Tiongkok tersebut sengaja didatangkan ke Indonesia untuk mengatasi kepadatan penduduk di negara China.

Sutiyoso atau biasa disapa Bang Yos berandai andai jika dirinya menjadi Presiden China maka akan kesulitan dalam menangani warganya yang membludak hingga 1,4 milyar penduduk.

Menurut Bang Yos negara seperti Singapura kini telah dikuasai oleh etnis China, sementara bangsa melayu telah tersisihkan.

Kemudian negara Malaysia pun saat ini hampir bernasib sama dengan Singapura, bahwa masyarakat asli melayu atau pribumi telah tersisihkan.

Bahkan beberapa kepala departemen di kerajaan Malaysia dipimpin oleh etnis China.

Pengakuan Sutiyoso yang telah berkeliling ke 50 negara di dunia, bahwa etnis China selalu ada disetiap negara yang dikunjunginya.

Menurut kaca mata intelijennya bahwa para imigran dari China yang saat ini banyak bermukim di Pulau Kalimantan, Sulawesi dan Papua tidak akan kembali ke negara asalnya.

jangan sampai rakyat Indonesia pun mengalami hal yang sama seperti Singapura dan malaysia menjadi warga pribumi yang tersisihkan.

"Maka pemerintah Indonesia harus waspada, bahwa suatu saat nanti jangan sampai bangsa etnis China yang menguasai republik ini," pungkas Bang Yos.

s; pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy