Setneg Bantah Anies soal Formula E di Monas: Digeser, Bukan Digusur



IDEANEWSINDO.COM - Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) membantah pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tentang larangan menggelar Formula E di Monumen Nasional (Monas).

Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Faldo Maldini menyampaikan pihaknya menggeser lokasi balapan ke jalan di sekitar Monas.

"Sudah ada alternatif waktu itu kawasan Medan Merdeka masih tetap dapat digunakan, yang meliputi Jalan Merdeka Timur, Selatan, Barat, sampai dengan putaran balik depan RRI. Monasnya tetap kelihatan, kok. Tidak ada larangan," kata Faldo melalui keterangan tertulis, Selasa (31/5).

Faldo menjelaskan balapan tidak bisa dilakukan di area dalam Monas karena berisiko. Getaran selama balapan dikhawatirkan merusak cagar budaya di sekitar Monas.

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu yakin Anies paham dengan kondisi itu. Faldo menekankan tak ada larangan seperti yang disampaikan Anies.

"Agak kurang tepat dibilang digusur, tapi digeser," tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkap rencana awal Formula E di Monas. Dia ingin memperkenalkan Monas sebagai ikon Jakarta kepada 170 negara yang menyiarkan langsung balapan itu.

Akan tetapi, sirkuit Formula E dipindah ke Ancol yang dekat dengan Jakarta International Stadium (JIS).

"Itu cita-citanya. Eh, enggak boleh Bapak-Ibu. Ya sudah, jadi pindah ke mana? Pindah ke Ancol," kata Anies dalam video yang diunggah oleh relawan Anies Baswedan, Geisz Chalifah di media sosialnya.

s; cnnindonesia.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy