Begini Penampakan OPM Kelompok Jenderal Egianus Kogeya Serbu Bandara di Papua



IDEANEWSINDO.COM - Kontak senjata antara OPM dengan aparat TNI Polri di Papua masih terus berlanjut. Bahkan, belum lama ini, kelompok sparatis itu sempat melakukan serangan dan mencoba menguasai bandar udara di Keneyam, Kabupaten Ndugama.

Sepak terjang kelompok OPM kala itu bahkan sempat terekam kamera dan beredar di media sosial, seperti di akun Instagram @info_papuatv.

Dalam keterangan dalam foto yang tertulis di postingan itu disebutkan, TPNPB OPM Kodap III Ndugama dibawah Jenderal Egianus Kogeya menguasai bandara udara keneyam Kabupaten Ndugama, pada Selasa, 7 Juni 2022.

Pada foto yang diunggah terlihat, OPM merangsek masuk ke area bandara dengan berbekal senjata api laras panjang lengkap dengan bendera Bintang Kejora. Namun tidak dijelaskan secara detail terkait peristiwa tersebut.

Sebelumnya, Kasdam Jaya/Jayakarta Brigjen TNI Edy Sutrisno sempat memberikan pengarahan, kepada 450 personel Satgas Satuan Organik Provinsi Papua TA 2022 Yonmek 203/AK yang akan di berangkatkan ke Lanny Jaya Papua.

Brigjen TNI Edy Sutrisno dalam arahannya mengatakan, bahwa seorang prajurit harus senantiasa selalu bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

“Kepercayaan yang diamanahkan Komando Atas mari kita sama-sama dukung dan kita berkomitmen untuk melaksanakan tugas mulia ini sebaik mungkin dengan segenap kemampuan yang kita miliki, bahwasanya Satuan Yonmek 203/AK telah siap untuk melaksanakan Tugas Operasi tugas negara yang dipercayakan kepada kita,” katanya dikutip dari laman resmi kodamjaya.

Lebih lanjut Brigjen TNI Edy Sutrisno juga meminta agar prajurit yang bertugas senantiasa menjaga nama baik dan kehormatan satuan dengan selalu berbuat dan bertindak yang terbaik serta pedomani aturan dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Rangkul dan kerjasama erat bersama tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, untuk melindungi Papua Barat dalam bingkai NKRI,” tuturnya.

Ia juga menekankan, jangan sekali-kali menyakiti rakyat, tokoh adat maupun tokoh agama. Baik itu melalui perkataan, perbuatan ataupun lainnya yang akan menimbullkan kebencian terhadap satuan.

“Hindari hal-hal seperti itu laksanakan penggalangan sebaik-baiknya, rebut hati dan simpati mereka,” ungkap Kasdam.

Kemudian, Brigjen TNI Edy Sutrisno juga mengingatkan para prajuritnya agar senantiasa mengutamakan faktor keamanan, kembangkan disiplin dan naluri tempur prajurit.

“Jangan terlena selalu waspada, pelajari serta perhatikan medan sekitar daerah penugasan guna antisipasi dini terhadap kemungkinan terjadinya benturan dan hal-hal yang dapat menimbulkan kerugian satuan,” katanya.

“Jangan coba-coba berbisnis dan jangan manfaatkan kesempatan dalam kerawanan dalam tugas operasi yang akhirnya akan membuat kehancuran dan mencoreng nama baik satuan Kodam Jaya,” timpalnya lagi.

s; hops.id

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy