Geraldine Beldi Mengirim Pesan Menyentuh dari Swiss Setelah Jenazah Eril Tiba di Indonesia



IDEANEWSINDO.COM - Sosok Guru penemu jenazah Emmeril Khan Mumtadz atau biasa yang di sapa Eril Geraldine Beldi di Sungai Aare beberapa hari lalu saat ini tengah ramai dibicarakan oleh warga Indonesia penguna media sosial (warganet ).

Hal ini membuat penemu jenazah Emmeril Khan Mumtadz putra tertua (sulung) dari Gubernur Jawa Barat yakni  Ridwan Kamil, Geraldine Beldi mendapatkan banyak ucapan terima kasih dari warganet. 

Selain warga Indonesia yang terus membanjiri ucapan terima kasih kepadanya, sebelumnya, Ridwan Kamil sudah lebih dulu bertemu dengan Beldi dan banyak menyampaikan hal penting kepada Geraldine Beldi dan tak lupa haturnkan banyak terima kasih Ridwan Kamil kepada Geraldine.

Ungkapan rasa terima kasih Ridwan Kamil pada Geraldine Beldi ini ia curahakan pada postingan akun Instagramnya baru - baru ini dengan dilengkapi foto bersama dengan sosok Guru tersebut itu.

Tak ingin kalah dari Ridwan Kamil yang mengucapkan rasa terima kasih padanya, Geraldine Beldi memberikan pesan penting untuk ayah Eril dari Swiss.

Pesan penting Geraldine Beldi yang di tulis pada postingan Instastory akun Instagramnya, Minggu 12 Juni 2022.

Dalam pesan menyentuh itu dirinya menuliskan menggunakan bahasa Inggris.

"I pray that in the midst of your sorrow you find comfort in all the joyful memories shared. With loving memories of "Emmeril" tulis Geraldine Beldi.

Although no words can really help to ease the loss you bear, just know that you are very close in every thought and prayer.

God will wipe every tear from their eyes. There will be no more death or mourning or crying or pain, for the old order of things has passed away," tulis Geraldine Beldi ", sambungnya lagi.

"Saya berdoa agar di tengah kesedihan Anda, Anda menemukan kenyamanan dalam semua kenangan menyenangkan yang dibagikan, kenangan menyenangkan tentang "Emmeril"

Meski tidak ada kata yang bisa meringankan perasaan kehilangan Anda, tahulah Anda akan selalu ada dalam pikiran dan doa (kami).

Tuhan akan menghapus semua air mata dari mata mereka. Tidak akan ada lagi kematian atau duka atau tangisan atau rasa sakit, karena tatanan lama telah berlalu," tulis Geraldine Beldi.

Pesan penting Geraldine Beldi itu kemudian jadi sorotan warganet.

s; pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy